Jajaran YPLP Dikdasmen PGRI Kota Denpasar mengikuti rapat koordinasi (rakor), Jumat (22/8) kemarin di SMK PGRI 3 Denpasar. Rakor dibuka Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. IGN Eddy Mulya, S.E., M.Si.
Rakor dihadiri Ketua PGRI Provinsi Bali, Dr. I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd.; Ketua YPLP PGRI Provinsi Bali, Dr. Made Suada, M.M., M.Si.; Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. Nyoman Winata, M.Hum., Ketua Tim Penjamin Mutu (TPM) YPLP Dikdasmen PGRI Kota Denpasar, Drs. Gusti Lanang Jelantik, M.Si, serta anggota.
Ketua YPLP Dikdasmen PGRI Kota Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., mengatakan, rakor bertujuan menyatukan langkah dan persepsi untuk membangun sekolah PGRI yang bermutu, bermartabat dan berbudaya. Ini sejalan dengan misi utama YPLP PGRI bukanlah aspek ekonomi atau financial anggota, melainkan pembangunan pendidikan dan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat yang sedang dalam proses transformasi menuju globalisasi.
Ia menekankan, mewujudkan pendidikan bermutu diperlukan peran kepala sekolah yang harus mampu berfungsi dan bertugas sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, pemimpin/leader, inovator, motivator dan megadakan evaluasi. Rakor ini sekaligus persiapan sekolah PGRI untuk terus tampil kompetitif, baik dalam menerima siswa baru maupun evaluasi diri menghasilkan produk terbaik kepada masyarakat.
Ketua PGRI Kota Denpasar, Nyoman Winata, mengacungkan jempol kepada YPLP atas sistem pengelolaan hingga sekolah PGRI di Denpasar sedang naik daun. Rakor semacam ini, kata dia, juga hanya ditemukan di YPLP PGRI. Ini yang ia sebut sebagai multi komunikasi untuk bersama-sama membangun sekolah PGRI yang bermutu, bermartabat dan berbudaya.
Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, juga memuji sekolah PGRI di Denpasar yang banyak mengalami kemajuan. Sebagai bagian dari institusi pelayanan publik, sekolah PGRI pinta Eddy Mulya, mampu meningkatkan pelayanan sesuai moto “Swaka Dharma” yang berarti melayani adalah kewajiban.
Kadisdikpora juga berterima kasih karena sekolah PGRI turut mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia di Denpasar yang kini tertinggi di Bali, bahkan diatas rata-rata nasional. Kualitas sekolah PGRI, diharapkan Kadisdikpora agar terus dipertahankan sehingga sekolah PGRI semakin diminati dan menjadi favorit di masyarakat. Kuncinya adalah, menjaga keharmonisan internal. Selain itu, YPLP PGRI juga diminta sebagai educator public program pemerintah termasuk Implementasi Kurikulum 2013, serta membangun pendidikan karakter dan program inovasi.
Rakor sehari, menurut Ketua Panitia Dr. I Nengah Sukama, S.Pd.,M.M., selain diisi upaya meningkatkan kualitas sekolah juga menyusun program kerja setahun. Rakor diikuti 70 orang dari unsur kepala sekolah, bendahara dan Ka.TU di setiap sekolah PGRI.
03 Februari 2026
26 Maret 2026