Menu

Seminar Nasional ‘’Revolusi Mental Menuju Denpasar Sejahtera’’ Walikota Denpasar Tantang Guru dan Siswa Lakukan Inovasi

  • Rabu, 03 Juni 2015
  • 1752x Dilihat
Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya dengan berbagai cara untuk melakukan berbagai inovasi guna mewujudkan Denpasar yang kreatif dan sejahtera. Sabtu (28/5) bertempat di gedung Citta Kelangen, Institut Seni Indonesia, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar melaksanakan seminar nasional dengan tema "Revolusi Mental dan Inovasi Menuju Denpasar Sejahtera".
Seminar yang menghadirkan narasumber Hengki Setiawan yang merupakan seorang Creativity Booster dan Founder CreathinX Australia, dibuka Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, beserta Kadisdikpora IGN Eddy Mulya; Wakil Ketua DPR Kota Denpasar, Made Mulyawan Arya; anggota DPRD, I Gede Semara; Wakil Ketua PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, ditandai dengan pemukulan kulkul. Seminar diikuti sekitar 1.000 orang guru, siswa dan kepala sekolah se-Kota Denpasar.
Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra mengajak kalau ingin kualitas hidup lebih baik, agar menjadikan inovasi serta kreativitas itu sebagai tujuan hidup. Untuk itu, pihaknya tidak akan henti-hentinya melakukan hal tersebut, dimana pihaknya akan memulai dari dunia pendidikan yang bagaimanapun juga  pendidikan merupakan sumber dari pada sumber pengetahuan, dan dari itu para guru dan kepala sekolah agar terus bisa diberikan peningkatan kapasitas.
Bahkan Rai Mantra juga mengucapkan terima kasih kepada para guru dan kepala sekolah, karena di Denpasar angka partisipasi pendidikannya di atas 100%, jadi angka 98,96 sudah tergolong baik dan terbaik di Provinsi Bali bahkan di tingkat nasional. Kemudian untuk prestasi juga tidak kalah bagusnya, bahkan menurut Rai Mantra dari tahun ke tahun juga sudah mengalami peningkatan, dan prestasi ini harus dijaga agar tidak jatuh.
Berbicara masalah inovasi, menurut Rai Mantra adalah wajib hukumnya dan para guru wajib untuk menelorkan atau menularkan kepada anak didiknya. Inovasi itu adalah kewajiban serta kebutuhan hidup, dan dengan seperti itu nantinya mereka bisa menjadi kuat dan berdaya saing yang tinggi serta bermanfaat bagi banyak orang.
Bahkan nanti pada tanggal 7 Agustus mendatang pihaknya akan memberikan hadiah sebesar ratusan juta kepada pemenang inovation awards yang nantinya diikuti oleh guru, siswa, bahkan sekolah. “Ini merupakan sebuah kompetisi untuk perkembangan serta kemajuan kita bersama pada tingkat pendidikan di Kota Denpasar, silahkan mulai dari sekarang bersiap diri,” kata Rai Mantra.
Selebihnya Rai Mantra juga berpesan kepada para guru bagaimana merubah prilaku dan mental anak didiknya guna menjadikan inovasi itu sebagai sebuah kebutuhan mereka.
Sementara, dalam seminar yang dimoderatori, Prof. I Gusti Wayan Murjana Yasa, Hengki Setiawan mengatakan, apa yang dikatakan oleh Walikota Denpasar sangat luar biasa. Menurut pria lulusan Edith Cowan University, Australia mengapa  saat ini kita perlu kreatif, dan inovasi? Karena kreatif dan inovasi merupakan salah satu faktor penentu dari sebuah kesuksesan dan untuk itu kita harus bisa membuat para siswa mencintai inovasi serta berpikir kreatif.
Untuk bisa menjadi kreatif dan inovatif, sambung Hengki, kita perlu menjadi sang penantang, artinya kita harus bisa membuat sesuatu yang baru maupun yang berbeda serta yang terpenting adalah mempunyai nilai yang positif dan memberikan mereka kesempatan untuk berkreasi.  (putra)