Menu

Seminar Rhenald Kasali : Pembangunan Karakter Harus Dimulai Sejak Usia Dini

  • Senin, 24 Februari 2014
  • 3004x Dilihat

Untuk menjadi orang sukses harus didasari dengan karakter yang kuat. Pembangunan karakter yang kuat harus dimulai dari dasar yang kuat. Untuk itu pembangunan karakter yang paling kuat adalah pendidikan awal seperti pendidikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Motivator nasional, Prof. Rhenald Kasali, P.Hd., menegaskan hal itu pada seminar pendidikan karakter berwawasan budaya berkaitan dengan HUT ke-226 Kota Denpasar di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Jumat (21/2). Lanjut dikatakan Rhenald Kasali, karakter itu fondasinya dibentuk dari kecil, dipertajam saat dewasa, dan dikoreksi lewat gerinda yang keras untuk membongkar keangkuhan.

Maka orangtua, jangan bangga dengan prestasi akademik sekolah anak-anak yang dipaksakan melalui les dan les dan les. Anak-anak butuh pembentukan mindset, yang kita kenal sebagai self regulation. Mereka harus dilatih meregulasi diri agar terbuka terhadap perubahan. Mereka butuh kemampuan beradaptasi, respek terhadap perbedaan dan keunggulan orang lain, mau mencoba hal baru bukan cepat baca kalimat, mengenal huruf, hapal rumus, tahu ini tahu itu lebih dulu dari yang lain.

‘’Semua itu gampang disusul orang lain. Mereka juga perlu dilatih kreativitas, berani mencoba hal baru, siap koreksi diri, berdamai jiwa, tidak melakukan hal yang tak terpuji. Semua itu disebut sebagai executive functioning,’’ tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, menambahkan pendidikan karakter usia dini sangat dibutuhkan mempersiapkan menyambut seratus tahun Indonesia merdeka. Khusus untuk di Denpasar telah dimulai di semua lini untuk membangun karakter pada anak-anak. Ini akan mengantarkan perubahan baru yang kreatif pada masyarakat.

Seminar sehari yang menghadirkan pembicara motivator nasional Rhenald Kasali dan Elisa Kasali, serta dihadiri Ketua Komisi D DPRD Kota Denpasar Wayan Sugiarta; Ketua TP PKK Kota Depasar Ny. IA Selly D. Mantra, Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara.