PERJALANAN dan perjuangan Lubdhaka patut diteladani. Jika dibawa ke zaman kekinian, tugasnya sama dengan pelajar yakni tekun belajar, rajin memburu ilmu pengetahuan dan matapa (bertapa) mengisi diri.
‘’Lubdhaka adalah simbol manusia yang tekun dan bisa mencapai kesadaran diri. Ketekunan dan disiplin menjadi hal utama bagi siswa, karena ilmu pengetahuan menentukan masa depan,’’ kata Kepala SMAN 6 Denpasar, Nyoman Muditha, disela-sela penyuluhan jabatan yang diselenggarakan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar di SMAN 6 Denpasar, belum lama ini.
Ia mengingatkan para siswa untuk senantiasa mempersiapkan diri serta meningkatkan kualitas diri dan kompetensi. Terlebih di era globalisasi dan menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN ini, memang sangat berat karena diperlukan sumber daya manusia yang mampu dan siap bersaing.
‘’Untuk itu, diperlukan komitmen kita bersama, utamanya bagi para orang tua dan pendidik agar senantiasa menjadikan generasi muda kita menjadi generasi yang tangguh dan mandiri,’’ tegas Muditha yang juga Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Kota Denpasar ini.
Sebutnya lagi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini haruslah dibarengi pula dengan peningkatan iman dan taqwa, agar arus informasi tersebut yang mereka dapatkan, bukan menjadi yang bumerang bagi generasi penerus bangsa, akan tetapi menjadikannya sebagai kebutuhan untuk melengkapi potensi diri, yang bermutu, berkinerja, dan professional.
‘’Disinilah, mengapa pendidikan berbasis karakter dengan segala dimensi dan variasinya menjadi penting dan mutlak saat ini, karena pendidikan berkarakter memiliki elemen penting dalam mengisi pembangunan,’’ pungkasnya.
03 Februari 2026
26 Maret 2026