SMAN 4 Denpasar (Foursma) tak pernah sepi prestasi, baik bersakala provinsi, nasional bahkan internasional. Dalam loba debat bahasa Indonesia (LDBI) tingkat provinsi, belum lama ini, tiga anak didik Dr. Wayan Rika, M.Pd., berhasil meraih juara I.
Atas prestasi yang diperoleh, tim LDBI Foursma terdiri dari Putu Yusa Abdi Dharma, I Gede Adi Laksana Jagadhita dan Annisa Maulidianti berhak mewakili Bali ke LDBI tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Palu, Agustus mendatang. ‘’Prestasi juara I di lomba debat bahasa Indonesia di tingkat provinsi dan kini berhak maju ke tingkat nasional, merupakan kado spesial Hardiknas 2016 bagi SMAN 4 Denpasar,’’ ujar Wayan Rika didampingi Waka Kesiswan Made Sudana, S.Pd., M.Pd., dan pembina Ni Made Kartika Dewi, S.Pd., Selasa (3/5) kemarin.
Prestasi tim LDBI Foursma hingga maju ke tingkat nasional mewakili Bali merupakan buah manis dari perjuangan berat yang dilakukan setelah melewati babak demi babak lomba. Di tingkat Kota Denpasar, tim LDBI Foursma berhasil meraih juara I. Demikian pula di tingkat provinsi sukses meraih ranking I setelah mengalahkan tim LDBI Kabupaten Klungkung.
‘’Berjuang di tingkat nasional merupakan sebuah tantangan bagi kami. Dengan persiapan sekitar dua bulan ke depan, kami akan berjuang maksimal dan optimis untuk mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah, Kota Denpasar dan Bali,’’ ujar Abdi Dharma.
Kasek Wayan Rika mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi prestasi yang diraih para siswanya. Prestasi ini berkat dukungan orangtua dan pembinaan guru-guru pembimbing. Rika juga berharap, tim LDBI Foursma yang akan berlaga di tingkat nasional mampu mempersembahkan dan mengharumkan nama sekolah, Kota Denpasar dan Bali.
Rika menambahkan, program Bahasa Indonesia memegang peran yang cukup vital, karena dari pemahaman bahasa dapat memudahkan untuk berkomunikasi, termasuk nantinya dapat mempelajari bahasa-bahasa yang lainnya. Dengan prestasi yang diraih anak didiknya, Rika berharap nantinya dapat menginspirasi adik-adik kelasnya.
‘’Debat bahasa Indonesia bukan sekadar debat kusir, akan tetapi debat yang bermutu. Semakin pintar dalam berdebat, pertumbuhan demokrasi di Indonesia akan semakin terlihat. Kegiatan ini bagus untuk masa depan anak-anak,’’ pungkas Rika.
03 Februari 2026
26 Maret 2026