Menu

SMP di Denpasar Gelar Ulangan Umum Terpadu

  • Selasa, 22 November 2016
  • 1901x Dilihat

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Denpasar menggelar ulangan umum terpadu untuk seluruh SMP negeri dan swasta se-Kota Denpasar. Ulangan umum terpadu digelar selama tiga hari mulai Senin (21/11) hingga Rabu (23/11) besok.

Ketua MKKS SMP Kota Denpasar, Drs. AA Gede Agung Rimbya Temaja, M.Ag., mengungkapkan, ulangan umum terpadu menerapkan dua paket soal dalam satu ruangan ujian. Ulangan umum terpadu ini merupakan kebijakan strategis dalam rangka meningkatkan dan mempercepat upaya pemerataan kualitas pendidikan di Denpasar.

Rimbya Temaja menegaskan, kendati hanya menerapkan dua paket soal, dia menjamin peluang kerja sama antarsiswa akan ditutup rapat-rapat dengan menerapkan sistem pengawasan yang ketat. ‘’Kami berkepentingan dengan hasil ulangan umum terpadu yang seobjektif mungkin karena hal ini merupakan salah satu parameter penting untuk mengukur kesiapan sekolah kami menghadapi UN 2014 mendatang,’’ kata Kepala SMPN 1 Denpasar ini.

Menurut Rimbya Temaja, materi ulangan umum terpadu dititikberatkan pada mata pelajaran yang di-UN-kan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, IPA, PKn, dan IPS. Ulangan umum terpadu wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX SMP negeri/swasta di Denpasar.

Dijelaskan, khusus untuk siswa kelas IX, materi ulangan umum terpadu mencakup materi pelajaran kelas VII, VIII dan IX. ‘’Soal ulangan umum terpadu itu disusun oleh MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran-red). Selain itu, tingkat kesulitan soal mengacu kepada standar soal UN yang ditetapkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan),’’ katanya dan menambahkan ulangan umum terpadu ini diikuti 39.600 siswa SMP negeri dan swasta se-Kota Denpasar.

Dia menegaskan, strategi persiapan UN yang digulirkan hanya beberapa bulan menjelang UN, dinilai tidak representatif lagi. Namun, persiapan itu harus diformulasikan secara terstruktur dan sistematis sejak anak didik itu duduk di semester awal (kelas VII-red). Dengan begitu, anak didik sudah dikondisikan siap UN sejak dini, mengingat tingkat kesulitan soal-soal Ulangan Umum Terpadu diformat setara dengan soal-soal UN.

‘’Berdasarkan hasil evaluasi, ulangan umum terpadu ini dinilai cukup efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi UN karena tingkat kesulitan soal dirancang sama dengan UN,’’ tegasnya.