Menu

SMPN 3 Denpasar Diaudit Resertifikasi ISO

  • Kamis, 28 April 2016
  • 1253x Dilihat

SMPN 3 Denpasar hingga kini sudah delapan tahun menjalankan ISO 9001:2008. Rabu (27/4) kemarin, SMPN 3 Denpasar diaudit resertifikasi oleh asesor Sai Global Indonesia, Yuniawan Setyono sebagai asesor sertifikasi.

Setyono mengungkapkan rasa kagumnya karena sejak ber-ISO, SMPN 3 Denpasar banyak mengalami kemajuan. Gurunya tampil kompak dan berkualitas. Artinya mereka siap dengan RPP, bahan mengajar hingga evaluasi.

Ini yang dia sebut guru mempunyai kompetensi sesuai keahlian. Sebab data riil menunjukan guru SMPN 3 Denpasar tampil berkualitas. Selain itu, mereka memiliki loyalitas tinggi terhadap lembaga, baik dari segi kehadiran di kelas maupun pola membimbing siswa hingga sukses berprestasi.

Setyono menambahkan, ini didukung model kepemimpinan Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. Selain sukses menjadi panutan, juga sukses memberikan motivasi bagi warga sekolah untuk mengerjakan apa yang dicatat dan apa yang dikerjakan.

Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana mengakui, sejak ber-ISO 9001:2008 sekolah ini banyak mengalami kemajuan. Dia berharap SMPN 3 Denpasar bisa kembali menerima sertifikat ISO tanpa perbaikan.

Bagi sekolah, katanya, ISO 9001:2008 bukan hanya sebagai pemanis bibir dan lipstick, melainkan komitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada siswa dan masyarakat dalam bentuk manajemen mutu. Manajemen mutu meliputi delapan standar pengalolaan pendidikan, mulai dari input, proses, evaluasi dan output.

Salah satu yang bisa diukur naiknya kualitas input siswa baru di sekolah ini. Demikian pula persentase kelulusan yang selalu mencapai 100 persen. Sekolah semakin tertata, rapi dan nyaman, serta fasilitas semakin lengkap. Sementara SDM guru, administrasi dan pelayanan menunjukkan kepastian, tak berbelit-belit, cepat didapat ketika diperlukan. Tiap unit kerja membuat target dan sasaran serta bisa diukur pencapainnya.

Bahkan, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra memberi gelar SMPN 3 Denpasar sebagai sekolah kreatif. Karenanya apa? SMPN 3 Denpasar selalu memunculkan inovasi kreatif baru.

Sekolah ini kini memiliki bengkel kreativitas seni daur ulang, sebagai kelanjutan bank sampah dan deklarasi sebagai sekolah bebas sampah plastik. Di Bali, baru SMPN 3 Denpasar memiliki bengkel kreativitas seni daur ulang yang ide pendiriannya datang dari siswa didukung semua warga sekolah.

Murdana berterimakasih apa yang dipikirkan mampu dilaksanakan secara bersama-sama. Bengkel kreativitas seni daur ulang ini menunjukkan komitmen warga sekolah mencintai kebersihan dan lingkungan. Apalagi tahun 2016 ini, SMPN 3 Denpasar sedang menyiapkan diri untuk menuju sekolah Adiwiyata Mandiri.