Menu

Surat Disdikpora Denpasar Palsu Gentayangan

  • Selasa, 11 Oktober 2016
  • 2062x Dilihat

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, meminta Kepala SD, SMP dan SMA/SMK negeri dan swasta di Kota Denpasar waspada. Beberapa hari terakhir ini, aksi penipuan dengan mencatut nama dirinya sebagai pejabat di Disdikpora Kota Denpasar marak di Kota Denpasar.

Modus operandi untuk “menjerat” calon korban tidak lagi lewat short message service (SMS), tapi lewat surat yang mengatasnamakan Disdikpora Kota Denpasar yang dilayangkan langsung ke sekolah via e-mail. Sepintas, surat bernomor : 423.5/2397/Dikpora/2016 perihal Data Siswa TP 2016/2017 yang ditandatangani oleh Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta W., MT., itu kelihatan asli. Namun setelah diteliti, surat itu banyak kejanggalannya. 

“Saya minta kepala sekolah di Denpasar waspada. Jangan segera mengirimkan data ke email yang diminta sama si pengirim. Apalagi data yang diminta itu merupakan data yang bersifat pribadi terkait data siswa dan orangtua siswa termasuk nomor telepon orangtua siswa. Kami khawatir data-data pribadi itu dimanfaatkan untuk penipuan atau kejahatan-kejahatan lain,” kata Jimmy Sidharta kepada DenPost, Senin (10/10) kemarin.

Menurut Jimmy Sidharta, surat yang dilengkapi kop dan stempel Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar yang sepintas mirip dengan aslinya itu seolah-olah mempertegas sekolah penerima surat itu agar mengirimkan data sekolah untuk melengkapi data siswa terkait penentuan alokasi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Kejanggalan mulai muncul mengingat sekolah diminta mengirimkan data ke e-mail:dikporakotadenpasar@gmail.com.

Yang menggelikan, alamat e-mail yang tertulis di sana bukan alamat e-mail Disdikpora Kota Denpasar. “Ini jelas penipuan,’’ kata Jimmy Sidharta mengingatkan. 

Kejanggalan lainnya, kata Jimmy Sidharta, Disdikpora Kota Denpasar belum pernah mengirim surat secara langsung ke sekolah-sekolah melalui e-mail. Namun, pasti melalui pegawai Disdikpora Kota Denpasar yang mengantar langsung surat ke sekolah-sekolah yang dilengkapi dengan tanda terima resmi.

Menurut Jimmy Sidharta, surat Disdikpora Kota Denpasar palsu yang gentayangan ke sekolah-sekolah itu nyaris mengecoh puluhan kepala sekolah di Denpasar. Setiap hari, Jimmy Sidharta mengaku rata-rata menerima  pengaduan dari kepala sekolah yang ingin memastikan kebenaran isi surat tersebut.

Untungnya, sebagian besar kepala sekolah yang menerima surat itu berinisiatif menelepon ke nomor telepon Kantor Disdikpora Kota Denpasar sebelum mengirimkan data sekolah ke alamat e-mail yang diminta oleh pelaku penipuan. “Sampai saat ini, kami belum mendapat laporan ada kepala sekolah di Denpasar yang sampai menyerahkan data maupun uang kepada pejabat gadungan itu untuk memuluskan pencairan alokasi dana BOS dari pemerintah pusat tersebut. Sekali lagi, saya mengingatkan para kepala sekolah di Denpasar selalu waspada sehingga tak sampai jadi korban penipuan,” katanya mengingatkan.