Menu

Tumbuhkan Kreativitas Sejak Usia Dini Lahirkan Generasi Emas

  • Jumat, 10 April 2015
  • 3701x Dilihat
Kreativitas anak merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan anak di masa depan. Karena itu, kreativitas harus ditumbuhkan pada anak sejak dini. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, menegaskan hal itu disela-sela meninjau lomba kreativitas anak didik dan pendidik PAUD dalam rangka Gebyar PAUD Kota Denpasar di depan Museum Bali, Selasa (7/4).
Menurut Eddy Mulya, kreativitas sesungguhnya merupakan upaya menjadikan anak memiliki daya cipta, rasa dan karsa. Sehingga, kelak ketika dewasa, anak tidak akan menjadi pribadi yang konsumtif, tapi cerdas dan kreatif. Karenanya, ia berharap lomba yang melibatkan pendidik PAUD ini, sekaligus mampu peningkatan kreativitas para pendidik PAUD untuk meningkatkan pengetahuan, sehingga dalam memberikan pendidikan akan selalu meningkat dan berkembang sesuai dengan harapan bersama.
“Pada intinya Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga terus memberikan peluang dalam mengembangkan kreativitas masyarakat di Kota Denpasar, termasuk anak-anak dan para pendidik PAUD,” jelas Eddy Mulya.
Di sisi lain, kata Eddy Mulya, dari kegiatan ini diharapkan terbangun rasa kebersamaan, kekeluargaan diantara sesama anak-anak usia dini dan antara anak-anak dengan pendidiknya. Lebih dari itu, membangun sportivitas anak-anak sejak dini untuk mengembangkan diri mewujudkan generasi emas tahun 2045. “Dengan ditumbuhkan kreativitas sejak dini tentunya akan lebih meningkatkan kreativitas mereka masa-masa mendatang,” ujar Eddy Mulya.
Kabid Pendidikan Luar Sekolah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. I Nyoman Gde Arnawa, M.Pd., menambahkan, lomba kreativitas PAUD diisi aneka lomba kreativitas peserta didik dan pendidik PAUD. Acara ini diselenggarakan secara bersama antara Disdikpora, IGTKI PGRI dan Himpaudi Kota Denpasar dengan melibatkan seluruh lembaga PAUD di Kota Denpasar sebanyak 1.320 orang.
Untuk peserta didik PAUD digelar 12 jenis lomba. Meliputi, lomba memasukkan bola ke dalam kerangjang, meronce, puzzle, menyusun menara donat, menggambar bebas, membentuk plastisin, finger painting, mazaik, lari estafet, memindahkan bendera, peragaan busana adat ke pura, serta tari Puspanjali. Sementara untuk pendidik PAUD dilombakan dua jenis lomba yakni origami dan syair pendidik PAUD. (putra)