Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hingga hari terakhir, Rabu (15/4) kemarin di SMAN 2 Denpasar (Resman) berjalan lancar dan aman. Pelaksanaan UN di hari ketiga di sekolah ini dipantau Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, yang diterima langsung Kepala SMAN 2 Denpasar, Drs. Ketut Sunarta, M.Hum.
Kasek Ketut Sunarta menjelaskan, 445 siswanya mengikuti UN dengan tertib dengan kehadiran 100 persen. Terdiri dari 327 siswa program IPA, dan 118 siswa program IPS. Hanya saja, dua orang siswa harus mengikuti UN di rumah sakit karena terjangkit demam berdarah. Kedua siswa tersebut yakni Yeser dirawat di RS Bali Medika dan Ellia Tobing mengerjakan UN di RS Kasih Ibu.
Dikatakannya, pihak sekolah juga telah mempersiapkan siswa dengan matang untuk menghadapi UN baik melalui pemantapan di sekolah dan pendampingan intensif. ‘’Jadi kami optimis siswa dapat mencapai hasil yang optimal dan kami mampu mempertahankan prestasi di UN,’’ pungkasnya.
Saat itu Kadisdikpora IGN Eddy Mulya mengakui pelaksanaan UN di SMAN 2 Denpasar berjalan jujur dan berkualitas. Semua pakem UN dilaksanakan dengan baik dan siswanya bekerja secara mandiri. Makanya dia sepakat kalau UN mengedepankan kejujuran bukan untuk mengejar prestasi akademik semata.
Ketut Sunarta berkomitmen bulat menjadikan SMAN 2 Denpasar sebagai barometer mutu pendidikan di Kota Denpasar, bahkan di Bali. Kedua, tetap terjalin hubungan harmonis antar warga sekolah, komite dan masyarakat untuk memajukan dan mencerdaskan anak bangsa.
Prestasi teranyar ditorehkan siswanya, di antaranya juara 1 Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Kota Denpasar, juara 1 futsal Walikota Cup, juara 1 basket putra dan juara 2 basket putri di Walikota Cup, dan juara 3 soff ball. Di akademik, tim LKTI Resman meraih juara I Olimpiade Kimiadi Unud, dan juara 1 video pembelajaran di Kota Denpasar atas nama Putu Nabila Ekasanti Diah Pramesti Putri,dkk.
Ketut Sunarta didampingi Wakasek Kesiswaan, Drs. IB Sueta Manuba; Wakasek Kurikulum, Gusti Ngurah Arjana, M.Pd.; Wakasek Humas, Made Semadi Yasa, M.Pd.; dan Wakasek Sarana Prasarana, Dra. Desak Rai Kartini, M.Pd., mengungkapkan rasa terharunya banyak siswa mempersembahkan piala dan penghargaan pencitraan positif dari siswa berprestasi. Prestasi sebagai tuntutan Resman sebagai sekolah pelaksana SKM PBKL PSB dengan fokus pengembangan IT, serta tuntutan 3P yakni penampilan, pelayanan dan prestasi. Ini jiwanya delapan standar pendidikan dan Resman sudah mampu menjalankan 3P. (putra)