Menu

UN SMP Tanpa Kasus Menonjol

  • Jumat, 13 Mei 2016
  • 595x Dilihat

Pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP berkahir, Kamis (12/5) kemarin. Dari hasil evaluasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, pelaksaan UN SMP di seluruh Bali dinilai relatif bersih dari praktik-praktik kecurangan alias tidak ada kasus yang menonjol. Kalau pun ada sejumlah temuan, semuanya berkategori kesalahan teknis. Ketua Penyelenggara UN Provinsi Bali, Gede Ketut Seputera Aryadi, mengatakan hal itu, Kamis (12/5) kemarin.

Menurut Aryadi, pelaksanaan UN di Bali berjalan lancar. Sampai saat ini pihaknya mengaku belum menerima laporan terkait adanya kecurangan selama pelaksanaan UN dari kabupaten/kota se-Bali. ‘’Memang ada sejumlah temuan yang bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan UN tahun depan,’’ katanya.

Selama pelaksanaan UN SMP, kata dia, pihaknya hanya menemukan lembar jawaban komputer (LJK) yang lebih di salah satu sekolah. Namun semua permasalahan itu bisa diatasi. Sementara itu, proses pemindaian (scanning) lembar jawaban ujian nasional (LJUN) SMP yang dilakukan oleh tim scanning Disdikpora Provinsi Bali sudah mulai dilaksanakan sejak hari pertama UN selesai. ‘’Sampai saat ini belum kami temukan kendalam dalam proses scanning,’’ terangnya.