Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra turun langsung memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di dua sekolah yakni SMAN 1 Denpasar dan SMA Dwijendra Denpasar, Senin (4/4) kemarin. Walikota meminta pihak sekolah memastikan siswa dapat mengikuti UN dengan tenang agar meraih hasil maksimal.
‘’Dengan hasil nilai UN tahun ini yang tidak lagi menjadi penentu kelulusan, semestinya siswa bisa lebih tenang dalam mengerjakan soal-soal UN sehingga bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,’’ kata Rai Mantra didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimy Sidharta saat memantau pelaksanaan UN di SMAN 1 Denpasar, Senin (4/4) kemarin.
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan SMAN 1 Denpasar serta sepuluh sekolah lainnya di Denpasar, kata Rai Mantra, sebagai langkah revolusi mental dan menjunjung spirit UN berintegritas yang harus terus kita dorong dengan peningkatan nilai kejujuran dan perubahan karakter siswa lewat sistem UNBK.
UNBK kali ini menentukan perubahan karakter dengan sistem komputerisasi memberikan outcome yang berintegritas. Sehingga Walikota Rai Mantra mendorong seluruh sekolah di Kota Denpasar dapat menerapkan pelaksanan UNBK sebagai nilai karakter yang positif bagi siswa.
Hal ini, tegas Walikota Rai Mantra nantinya memberikan kemanfaatan dan multiflayer efek kepada siswa. “Nilai kejujuran dalam pelaksanaan UNBK sangat ditentukan yang dapat dilihat dari penerapan soal yang tidak sama satu sama lain yang dikirm melalui sarver internet,” ujar Rai Mantra.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, mengatakan pelaksanaan UN hari pertama di Kota Denpasar, secara umum pihaknya belum menerima keluhan yang berarti dari sub rayon maupun sekolah. Terkait jumlah naskah soal yang dibagikan di masing-masing sekolah, Jimmy Sidharta mengatakan, secara umum di hari pertama pelaksanaan UN juga belum ada keluhan kekurangan soal dari pihak sekolah. ‘’Kami harapkan hingga hari terakhir UN dapat berjalan lancar, tidak ada permasalahan. Kami harapkan pihak sekolahlah yang berada di garda terdepan mengantisipasi potensi permasalahan yang ada,’’ ujarnya.
Ia menerangkan, UN tingkat SMA/MA dan SMK di Denpasar diikuti 12.812 siswa. Rinciannya, 5.850 siswa peserta ujian SMA, 69 siswa MA, 11 siswa SMALB dan 6.882 siswa SMK. Dari 63 SMA/SMK negeri dan swasta di Kota Denpasar, tercatat sebelas sekolah tahun ini menyelenggarakan UNBK. Meliputi, SMAN 1 Denpasar, SMAN 3 Denpasar, SMAN 4 Denpasar, SMKN 1 Denpasar, SMKN 2 Denpasar, SMA Taman Rama, SMA Doremi Exellent School, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, SMK TI Bali Global Denpasar, SMK Teknologi Nasional Denpasar dan SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar.
03 Februari 2026
26 Maret 2026