Menjadi seorang pendidik yang tidaklah sembarangan, apa lagi menjadi pendidik PAUD. Karena pendidikan anak usia dini sangat perlu dan sangat penting. Oleh karena itu menjadi seorang pendidik PAUD harus memerlukan pendidikan yang sesuai dan menjadi guru yang profesional dan berkarakter yang kuat.
Demikian dikatakan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. Wayan Sukana, saat membuka seminar PAUD, Kamis (2/6) kemarin di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. Seminar mengambil tema ‘’Menjadi Pendidik PAUD yang Berkarakter dan Profesional” diikuti 400 pendidik PAUD di Kota Denpasar, dengan menghadirkan pembicara Bunda Arsaningsih.
Lebih lanjut Walikota mengatakan, dengan adanya pendidik PAUD yang profesional dapat membantu dan menciptakan anak bangsa yang berkualitas dan berkarakter. Dengan kata lain guru yang profesional dan berkarakter menjadi kunci keberhasilan suatu negara itu sendiri.
Walikota menyebutkan, ada empat acuan dasar yang harus dimiliki pendidik PAUD yang profesional, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, profesional, dan kompetensi sosial. Guru yang profesioal selalu memberikan hal-hal yang positif.
Sedangkan dalam kompetensi yang lain guru harus memiliki kepribadian yang mantap. Yang dimaksud mantap yaitu memilki akhlak yang mulia, berwibawa serta menjadi teladan untuk anak didknya kelak.
Disamping itu, kata Walikota, didalam dunia pendidikan ada tiga ranah yang menjadi sasaran. Meliputi ranah kognitif siswa yaitu menyangkut rumah berpikir anak dan cara memecahkan suatu masalah, ranah afektif yaitu menyangkut etika, sosial dan moralitas, serta ranah psikomotor yaitu menyangkut keterampilan anak.
Terkait dengan pelaksanaan seminar kali ini, tegas Walikota, tentu merupakan hal yang sangat tepat karena pendidikan merupakan suatu proses belajar tidak cukup dengan masalah kecerdasan semata. Namun berbagai potensi anak didik lainnya harus mendapat perhatian yang profesional agar berkembangsecara optimal. ‘’Oleh karena itu, aspek rasa atau emosi maupun keterampilan personal harus juga dapat berkembang,’’ tegas Walikota.
Sementara Ketua Panitia yang juga Kabid PLS Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Nyoman Gde Arnawa, M.Pd., mengharapkan, dari seminar ini para pendidik PAUD dapat meningkatkan kompetensi dan wawasannya. Tak kalah penting adalah memahami karakteristik dan profesional pendidik PAUD.
03 Februari 2026
26 Maret 2026