22 Ribu Siswa Ikuti Try Out UN dan UASBN
Kreneng (pendidikan.denpasarkota.go.id)
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Denpasar memanfaatkan try out (pemantapan) ujian nasional (UN) sebagai parameter untuk mengukur kesiapan siswa menghadapi UN yang sesungguhnya. Selain menggelar try out untuk tingkat SMA/SMK, Disdikpora Kota Denpasar juga menggelar try out bagi peserta UN di jenjang pendidikan SMP. Di luar itu, Disdikpora Kota Denpasar juga menggelar try out UASBN (ujian akhir sekolah berstandar nasional) SD. Jumlah peserta try out untuk kedua jenjang pendidikan ini mencapai 22 ribu siswa, meliputi sekitar 10.000 siswa SMP dan sekitar 12 ribu siswa SD.
Dihubungi Rabu (9/12) kemarin, Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Drs. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si., didampingi Kabid Pendidikan Dasar, Ida Bagus Alit, S.Pd., mengatakan materi soal try out dirancang sesuai dengan standar kompetensi lulusan (SKL) yang ditetapkan pemerintah pusat. Yang lebih penting lagi, try out UN untuk tingkat SMP menerapkan dua paket soal berbeda dalam satu ruangan seperti yang diterapkan pada UN.
Menurut Lanang Jelantik, penerapan dua paket soal berbeda dalam satu ruangan itu bertujuan untuk membiasakan peserta UN masuk ke dalam suasana UN yang sesungguhnya. Akses kerja sama antarpeserta diminimalisasi serendah mungkin sehingga hasil try out itu benar-benar mampu menggambarkan tingkat kesiapan siswa menghadapi UN mendatang. Dengan begitu, pihak sekolah akan bisa mengetahui secara pasti pada mata pelajaran mana siswa-siswanya memiliki kelemahan mendasar yang potensial membuat mereka tersandung pada UN.
Selanjutnya, sisa waktu pasca-try out UN itu wajib dimanfaatkan pihak sekolah untuk menggenjot siswa pada mata pelajaran yang mengkhawatirkan. "Dalam try out nanti, kami berharap pihak sekolah melakukan pengawasan ekstraketat sehingga hasil try out itu benar-benar mampu menggambarkan kemampuan siswa secara riil," katanya.
Ida Bagus Alit menambahkan, try out untuk SMP digelar serentak awal Februari 2010 mendatang. Untuk mata pelajaran yang di-try out-kan disesuaikan dengan mata pelajaran yang menjadi materi UN yakni bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris dan IPA. Sementara itu, pelaksanaan try out UASBN SD digelar seminggu setelah try out SMP. Mata pelajaran yang di-try out-kan pada UASBN SD juga disesuaikan dengan mata pelajaran yang menjadi materi UASBN, meliputi bahasa Indonesia, matematika dan IPA, jelasnya.