Menu

Cegah Siswa Bolos, Disdikpora Denpasar Galakkan Sidak

  • Kamis, 08 Desember 2016
  • 1128x Dilihat

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menggalakkan sidak pelajar atau siswa yang bolos sekolah maupun keluyuran saat jam belajar mengajar sekolah masih berlangsung.

“Sidak pelajar bolos sekolah sebenarnya sudah kami lakukan rutin. Minggu-minggu ini kami menggalakkan lagi, bahkan kami tingkatkan intensitasnya,” kata Kabid Pemuda Olahraga Disdikpora Kota Denpasar, Ketut Sudana, Rabu (7/12) kemarin.

Peningkatan intensitas razia pelajar bolos sekolah ini karena keprihatinan dan banyaknya pengaduan dari masyarakat terhadap masih ditemukan adanya siswa yang bolos atau keluyuran saat jam sekolah. Mereka biasanya nongrong di warung dekat sekolah, bahkan ada yang pesta miras.

“Dari segi pendidikan saya agak prihatin, banyak siswa yang bolos entah pergi ke warung, warnet dan sebagainya, dan biasanya pemandangan itu terjadi usai ulangan atau ujian semester, sehingga kami galakkan itu (razia),” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya telah melakukan razia pelajar bolos di beberapa warung-warung dan tempat publik di Kota Denpasar. Hasilnya memang ada beberapa siswa yang kedapatan bolos, keluyuran saat jam sekolah yang masih mengenakan seragam. ‘’Bagi siswa yang kedapatan bolos ya tidak ditangkap melainkan kami bina dan hubungi pihak sekolah dan orang tua siswa,” katanya.

Dia mengakui, sidak yang sudah dijalankan Didikpora saat ini masih menemui kendala dimana belum dilakukan serentak dan kurangnya personel. ‘’Tetapi saya berharap dalam waktu dekat kerjasama dengan Satpol PP, kepolisian, dan BNN makin diperkuat agar sidak makin maksimal,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, dari hasil razia pelajar bolos tersebut, pihaknya mengakui belum mendapati adanya perilaku negatif atau menyimpang misalnya mabuk-mabukan karena pengaruh minuman keras hingga tindakan anarkis. “Sejauh ini belum ada, karena kami melakukan razia saat jam sekolah di atas pukul 09.00, lain halnya kalau razia itu dilakukan malam hari, namun itu ranahnya ada pada kepolisian dan tim terpadu Kota Denpasar,” katanya.

Menurut Sudana, salah satu penyebab siswa bolos, salah satunya disinyalir karena terlambat datang ke sekolah. Menyikapi hal ini, dia mengatakan, pihaknya akan meminta seluruh sekolah untuk tidak membiasakan menutup gerbang sekolah dan memberikan kesempatan bagi siswa yang terlambat untuk mengikuti kegiatan belajar.