Menu

Denpasar Gelar Workshop Forum Komunikasi OSIS SMP, Siapkan Pemimpin Muda Berkarakter dan Berdaya Digital

  • Senin, 24 November 2025
  • 131x Dilihat

DENPASAR - Sebagai upaya mempersiapkan para pemimpin muda yang cerdas, berkarakter, serta mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menggelar Workshop Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Denpasar.

Kegiatan bertema “Membangun Pemimpin Muda Berkarakter, Berdaya Digital, Anti Perundungan, dan Siap Menciptakan Sekolah Aman” ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin (24/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025) di Aula SMP Negeri 4 Denpasar.

Hadir membuka kegiatan, Kepala Seksi Peserta Didik Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, A.A. Alit Agung Ramawati, SE., yang mewakili Kepala Disdikpora Kota Denpasar. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.

“Melalui kegiatan ini, kita mempersiapkan pemimpin muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Tema kegiatan ini sangat relevan, terutama dalam membangun generasi yang berdaya digital, anti perundungan, dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seorang pemimpin muda harus memiliki integritas, kepekaan sosial, serta kemampuan berpikir kritis untuk menghadapi perubahan yang semakin cepat. Penguasaan teknologi harus diimbangi dengan kebijaksanaan dalam penggunaannya.

Ramawati juga menyampaikan bahwa workshop ini menjadi wadah bagi para pengurus OSIS untuk membangun jejaring, saling belajar, dan memperluas wawasan.

“Melalui Forum Komunikasi OSIS, saya berharap kolaborasi antar sekolah semakin kuat sehingga dapat melahirkan program-program kreatif, inovatif, dan berdampak langsung bagi lingkungan sekolah,” tambahnya.

Menutup sambutannya, ia memberikan pesan kepada seluruh peserta. “Ikutilah workshop ini dengan penuh semangat, karena kalian adalah agen perubahan di sekolah masing-masing,” pungkasnya.(wr)