Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, gebyar Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) dan peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-50 Kota Denpasar tahun 2015 dapat menggali potensi diri seorang anak, baik dari segi pendidikan maupun keterampilan.
‘’Menumbuhkan jiwa kreatif sangat diperlukan sejak usia dini. Sebab, anak-anak usia dini ini merupakan masa depan bangsa yang harus ditumbuhkembangkan jiwa dan raganya sehingga menjadi anak yang cerdas, terampil dan berkarakter,’’ katanya saat menghadiri acara Gebyar PAUDNI dan peringatan HAI ke-50 Kota Denpasar di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Puputan Badung, Jumat (10/4) sore.
Rai Mantra mengungkapkan, saat anak usia dini, harus dikembangkan motorik kasar dan motorik halusnya. Pengembangan itu dapat dilakukan melalui kegiatan berkesenian dan berketerampilan. Dikatakan, peran dan tugas orangtua tidak hanya sebatas mengasuh, tetapi harus mendidik, menyanyangi serta mendampingi anak-anak sehingga dalam pertumbuhan dan perkembangannya sesuai dengan tahap perkembangan secara alami. Tanpa harus dieksploitasi atau dipaksakan perkembangan dan pertumbuhannya.
Rai Mantra mengharapkan, pengelola, guru, pengasuh dan juga para bunda PAUD kecamatan, desa dan lurah yang telah dinobatkan sebagai bunda PAUD agar ikut membantu secara rutin pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di desa dan di kelurahan. Caranya dengan melakukan pembinaan melalui PKK di banjar-banjar dengan gerakan posyandu serta pembinaan gerakan sayang ibu (GSI).
Acara Gebyar PAUDNI dan peringatan HAI ke-50 Kota Denpasar juga dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Camat se-Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Swandewi Mulya, serta undangan lainnya. Di acara itu, Walikota Rai Mantra menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Gebyar PAUDNI dan peringatan HAI ke-50.
Acara berlangsung semarak diisi dengan beragam kreativitas seni yang ditampilkan anak-anak PAUD. Selain itu, juga ditampilkan pameran pendidikan non-formal dan Kelompok Belajar Usaha (KBU).
Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memberikan peluang kepada anak didik menampilkan kompetensi dasarnya sesuai dengan talenta yang dimiliki. Ini pas dengan tema yang diangkat yakni ‘’Melalui Gebyar PAUD Kota Denpasar Tahun 2015 Kita Kembangkan Potensi Anak Sejak Dini sesuai Minat dan Bakatnya’’.
Serangkaian Gebyar PAUD dan peringatan HAI ke-50 Kota Denpasar tahun 2015 digelar lomba aktivitas dan kreativitas anak didik dan pendidik PAUD pada 7 April 2015 di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, diikuti 1.378 peserta. Juga diselenggarakan pembinaan dan lomba KBU yang dilaksanakan pada 27-29 Maret 2015 di halaman Kantor Disdikpora Kota Denpasar, diikuti 60 orang peserta. (putra)