Gugus Srikandi menjalani penilaian Lomba Gugus Tingkat Provinsi Bali mewakili Kota Denpasar, Rabu (8/6) kemarin. Tim penilai dipimpin IGM Bagiadi disambut Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, mewakili Walikota, beserta Kabid Dikdas I Made Raka, Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Denpasar Utara, Wayan Santa, Camat Denpasar Timur Dewa Puspawan, serta kepala SD di lingkungan Gugus Srikandi. Penilaian sendiri dipusatkan di SDN 1 Sumerta.
Menurut Ketua Gugus Srikandi Dra. Ni Katut Puspawathi, M.Pd., Gugus Srikandi terdiri dari delapan SD di wilayah Kelurahan Sumerta dan Kelurahan Kesiman, meliputi enam SD berstatus negeri dan dua SD berstatus swasta. Yaitu SDN 1 Sumerta, SDN 2 Sumerta, SDN 5 Sumerta, SDN 8 Sumerta, SDN 10 Sumerta, SDN 3 Kesiman, SD Cipta Dharma dan SD Al-Bana.
Puspawathi yang juga Kepala SDN 1 Sumerta juga menyampaikan keadaan siswa di Gugus Srikandi yang berjumlah 3.752 orang siswa. Terdiri dari 1.929 orang siswa laki-laki dan 1.823 orang siswa perempuan. Sedangkan untuk pendidik berjumlah 221 orang guru.
Ia menegaskan, lomba Gugus SD ini tak semata-mata mengejar juara. Tapi lebih dari itu, melalui lomba ini merupakan salah satu upaya meningkatkan inovasi dan kreativitas untuk menumbuhkembangkan potensi siswa, mutu dan layanan pendidikan. ‘’Dalam penilaian ini kami penampilkan keunggulan-keunggulan seperti menampilkan ekstrakurikuler, prestasi-prestasi siswa, dan pola pembelajaran interaktif,’’ ujarnya.
Ketua Tim Penilai, IGM Bagiadi mengungkapkan kekagumannya atas dedikasi yang tinggi dari duta Kota Denpasar yang mengikuti Lomba Gugus SD ini. Ia menegaskan, gugus harus dimanfaatkan secara maksimal, antara lain sebagai prasarana pembinaan professional tenaga pendidik, wahana penyebaran informasi dan inovasi dalam bidang pendidikan, wahana menumbuhkan kompetisi yang sehat di kalangan anggota gugus SD, wadah pengendalian jiwa persatuan dan kesatuan.
Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mewakili Walikota menegaskan, Pemkot Denpasar memiliki komitmen tinggi di bidang pendidikan. Melalui lomba ini, diharapkan peserta didik tidak hanya cerdas dalam prestasi sekolah, tapi juga memiliki perilaku dan budi pekerti yang luhur serta berkarakter. ‘’Melalui lomba gugus dapat sebagai rumah peningkatan kinerja guru sehingga mampu melahirkan generasi sebagai pemilik masa depan,’’ pungkasnya.
03 Februari 2026
14 Januari 2026