Menu

Hari Pertama Pendaftaran SMA/SMK, Ortu Siswa ’’Serbu’’ Sekolah Negeri

  • Selasa, 24 Juni 2014
  • 4645x Dilihat
Hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri via jalur online di sejumlah sekolah, Senin (23/6) kemarin, langsung ‘’diserbu’’ oleh orangtua siswa yang mengantarkan putra-putrinya untuk mendaftarkan diri. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sekolah negeri tampaknya masih jadi pilihan utama bagi lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikannya. Setelah gagal dalam PPDB di sekolah negeri, mereka biasanya baru mengalihkan pilihan ke sekolah-sekolah swasta.
Berdasarkan pantauan di SMAN 1 Denpasar, sejak pendaftaran dibuka pukul 08.00 antrean para orangtua bersama putra-putrinya sudah terlihat. Dengan sabar mereka menunggu giliran untuk dilayani oleh panitia pendaftaran.  Kondisi yang sama juga terlihat di SMAN 7 Denpasar.
‘’Sekolah negeri memang masih jadi pilihan utama. Setelah mendaftar di sekolah negeri, anak saya juga langsung mendaftar ke sekolah swasta sebagai cadangan,’’ kata salah satu orangtua siswa yang mengantarkan putranya yang lulusan SMP swasta di Denpasar untuk mendaftar di SMAN 7 Denpasar.
Hal senada juga dikatakan para orangtua siswa lainnya. Menurut mereka, sekolah negeri tetap jadi pilihan utama karena masih dinilai sebagai sekolah favorit. Namun, para orangtua siswa itu mengaku bingung dan cemas lantaran nilai Ujian Nasional (NUN) terendah yang bisa diterima di sekolah negeri belum bisa dipastikan. ‘’Waswas juga anak saya tidak diterima di sekolah negeri. Apalagi, NUN lulusan SMP di Denpasar tinggi-tinggi,’’ katanya.
Berdasarkan data PPDB online di Disdikpora Kota Denpasar, pada hari pertama pendaftaran kemarin, jumlah lulusan SMP yang mendaftar dan sudah melakukan verifikasi di delapan SMA negeri mencapai 1.951 siswa. Rincinya, 1.773 siswa dari lulusan SMP di Kota Denpasar, 152 siswa jalur prestasi, 23 siswa luar Bali dan 3 siswa miskin. Sedangkan untuk pendaftar SMK negeri hari pertama dan sudah melakukan verifikasi di lima SMK negeri mencapai 1.199 siswa. Rincinya, 1.156 pendaftar dari lulusan SMP di Kota Denpasar, 7 siswa luar Bali, 33 siswa jalur prestasi dan 3 siswa miskin. Jumlah ini diperkirakan akan membeludak memasuki hari kedua dan ketiga.
Ditemui terpisah, Kepala Bidang Bina Program Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Made Merta, M.Si., mengatakan, NUN terendah di suatu sekolah nanti akan diranking oleh sistem. Pada sistem pendaftaran ini, pihak sekolah juga akan menerima siswa dari jalur prestasi sebanyak 20 persen dan siswa miskin 20 persen dari kuota setiap sekolah. “Jalur prestasi ini menjadi otoritas sekolah dan berdasarkan kebutuhan karena sekolah juga yang menyeleksi,” katanya.
Dia menambahkan, pendaftaran via online ini dimulai tanggal 23 hingga 25 Juni dan verifikasi di sekolah akan dilaksanakan mulai tanggal 23 Juni sampai 26 Juni. Sedangkan untuk tes jalur prestasi dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2014 di sekolah tujuan. ‘’Untuk pengumuman, baik jalur prestasi maupun NUN akan diumumkan pada tanggal 30 Juni mendatang. Pengumumannya nanti bisa diakses secara umum karena akan diumumkan secara online,’’ tegasnya.