KBU Strategis Tingkatkan Life Skill Masyarakat
Kereneng(cyberschooldps.net)
Keterampilan hidup (life skill) masyarakat perlu terus diasah sehingga memiliki bekal untuk mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Masyarakat, terutama di pedesaan penting terus diberdayakan dengan mengangkat potensi dirinya, sehingga mampu mandiri secara ekonomi.
Program kelompok belajar usaha (KBU) yang digulirkan pemerintah perlu terus dilanjutkan untuk meningkatkan keterampilan hidup (life skill) masyarakat. Program KBU itu dinilai strategis untuk menciptakan lapangan pekerjaan di desa. Dengan demikian mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Lewat program KBU misalnya, life skill masyarakat diharapkan semakin meningkat, ujar Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Denpasar, Drs. I Nyoman Nada, M,Si., didampingi Kasi PLS, Dra. Made Ayu Sulastri Ariani, M.Si., Senin (7/12) kemarin.
Dikatakannya, program KBU ini menyasar masyarakat yang tergabung dalam kelompok keaksaraan fungsional. Program ini dalam rangka mengasah keterampilannya. Sasarannya, masyarakat mampu menciptakan pekerjaan dengan berbekalkan keterampilan yang dimiliki. Dengan memiliki life skill yang memadai, masyarakat dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, tegas Nyoman Nada.
Ditambahkan, tahun 2009 ini di Kota Denpasar terdapat delapan KBU yang tersebar di empat kecamatan. Dengan usaha membuat jajan tradisional dan banten bebangkit meliputi, KBU Sekar Tunjung di Br. Anyar-Anyar, Desa Ubung Kaja, Denut; KBU Pandan Wangi Br. Jaba Pura, Padang Sambian Kelod, Denbar; KBU Mekar Sari Br. Batan Buah, Kesiman Petilan, Dentim dan KBU Sasri Reeki Br. Sasih, Panjer, Densel. KBU Sekar Wangi, Desa Ubung Kaja, Denut; KBU Tegal Agung, Pemecutan, Denbar; KBU Yadnya Sari, Penatih Dangri, Dentim dan KBU Sekar Wangi, Panjer, Densel. Masing-masing kelompok mandapat kucuran dana sebagai modal usaha sebesar Rp 2,5 juta. Diharapkan, dana yang dikucurkan pemerintah bisa ditingkatkan. Dana bantuan dari APBD itu langsung dikucurkan ke masing-masing kelompok untuk meningkatkan keterampilan warga yang menjadi peserta, imbuhnya.
Sejumlah pengelola KBU yang dihubungi bagian PLS Disdikpora Kota Denpasar, mengatakan program KBU ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan life skill. Misalnya, sejumlah warga yang tergabung di KBU, kini memiliki keterampilan membuat jajan tradisional seperti lapis jongkong, kelepon ketela ungu, singkong keju, kue mangkok ketetala rambat dan semari ayu.
Sumber : Denpost