Kepala SMKN 5 Denpasar Drs. Ketut Sumerta, Senin (16/5) kemarin, melepas 492 siswa kelas XII yang lulus 100 persen tahun ini. Dari jumlah itu, 148 siswa dari program keahlian Jasa Boga, 170 siswa Akomodasi Perhotelan, 81 siswa Usaha Perjalanan Wisata, 49 siswa Seni Kerawitan dan 45 siswa Seni Tari.
Pelepasan siswa ditandai dengan pengalungan gordon dan penyerahan sertifikat LSP serta menyerahkan penghargaan kepada siswa peraih nilai tertinggi UN. Peraih NUN tiga terbaik masing-masing Ni Made Laksmi Prabawati (XII Seni Tari), I Ketut Widi Adnyana (XII UPW 1) dan I Made Andreas Sentana (XII Jasa Boga 2).
Saat itu, Ketut Sumerta didampingi Wakasek I Made Berata, Kartini Justanti Ika Puteri, I Made Suarta, I Nengah Karma, dan Ni Luh Putu Sriyasa, serta Kaprodi masing-masing, Ni Luh Haryanti, Theresia Tri Winarsi, AA Ngr. Astara, IA Ketut Warini dan Udha Pramesti, menyerahkan siswa kepada orangtua diwakili Ketua Komite SMKN 5 Denpasar, I Made Raka Adnyana Djonika, S.H.
Ketut Sumerta mengungkapkan, yang membanggakan selain lulus 100 persen, sebagian besar lulusan SMKN 5 Denpasar sudah diterima bekerja di hotel dan restoran, sanggar seni serta berwirausaha di sektor informal. Lulusan tahun ini, kata Ketut Sumerta juga sangat disiplin dan berprestasi. Di antaranya, Putu Teguh Wiguna Mahendra yang pernah meraih juara LKS nasional dan debat bahasa Indonesia, dan 22 Mei ini mewakili Bali di LKS nasional bidang tourist industry.
Ketut Sumerta menyebutkan, ini menunjukkan kualitas PBM dan kompetensi keahlian yang diberikan di sekolah relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Lebih dari itu, membuktikan lulusan SMKN 5 Denpasar unggul di skill (keterampilan), berkarakter dan berbudaya, dan SMKN 5 Denpasar sebagai sekolah pariwisata dan seni mendukung misi Kota Denpasar sebagai Kota Berwawasan Budaya.
Keberhasilan ini, sambung Ketut Sumerta, tak terlepas dari kerja keras, kerja cerdas, kerja iklas dan kerja tuntas para guru dan pegawai serta dukungan dari orangtua siswa. Karenanya, ia menyampaikan terima kasih dan dukungan para guru, pegawai dan orangtua siswa.
Dia menegaskan, lulusannya banyak memilih bekerja sambil kuliah. Ini menunjukkan bahwa SMKN 5 Denpasar pas di jalan misi SMK sebagai pencetak tenaga kerja profesional. Untuk itu, Ketut Sumerta meminta lulusannya tak memilih-milih pekerjaan dan terus mengisi diri dengan pendidikan untuk hidup yang lebih baik.
Ketua Komite SMKN 5 Denpasar, I Made Raka Adnyana Djonika, menyatakan salut dengan prestasi yang diraih siswa SMKN 5 Denpasar. Itu semua berkat kerja keras guru dan siswa serta civitas akademik lainnya. Komite mendukung program sekolah yang melahirkan SDM berkualitas dan siap pakai sebagaimana slogan SMK Bisa.
Banyaknya lulusan SMKN 5 Denpasar yang diterima kerja, kata Djonika, merupakan sebuah kesuksesan luar biasa sesuai dengan visi SMK yakni menyiapkan SDM yang siap kerja menghadapi dunia industri. Pola pendidikan inilah yang harus dipertahankan dan ditingkatkan.
03 Februari 2026
26 Maret 2026