Menu

Mendikdasmen Apresiasi DEF 2026, Sebut Denpasar Jadi Inspirasi Pendidikan Ramah Lingkungan

  • Kamis, 07 Mei 2026
  • 32x Dilihat

DENPASAR – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengapresiasi penyelenggaraan Denpasar Education Festival (DEF) 2026 yang dinilai menjadi ruang positif bagi pengembangan bakat dan kreativitas pelajar sekaligus mendorong pendidikan ramah lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’ti usai meresmikan DEF 2026 di Dharma Negara Alaya (DNA), Lumintang, Denpasar, Kamis (7/5/2026).

Ia mengatakan, DEF menjadi ajang tahunan yang penting karena memberikan ruang aktualisasi bagi peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Denpasar.

“Ini kali kedua saya hadir di Denpasar Education Festival. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi sekaligus pengembangan bakat dan minat anak-anak di semua jenjang pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, tema Edu-Green yang diusung dalam DEF 2026 sangat relevan dengan isu lingkungan dan sejalan dengan kebijakan Presiden RI dalam membangun budaya ASRI, yakni aman, sehat, bersih, dan indah.

Abdul Mu’ti juga menyoroti langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah, mulai dari memilah hingga mengolah sampah sesuai jenisnya.

“Kalau ini bisa diterapkan di semua sekolah, saya yakin kita akan memiliki lingkungan yang bersih dan sehat. Sampah organik bisa diolah sendiri, sementara yang lain dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi,” jelasnya.

Ia menilai lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman memiliki hubungan erat dengan motivasi belajar siswa yang pada akhirnya berdampak terhadap peningkatan prestasi.

“Lingkungan sekolah akan nyaman kalau bersih dan ditata dengan indah. Ada korelasi positif antara lingkungan yang aman dan nyaman dengan motivasi belajar anak,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut konsep yang diterapkan dalam DEF 2026 selaras dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Abdul Mu’ti berharap kegiatan seperti DEF dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk menghadirkan ruang kreatif pendidikan yang berpihak pada pengembangan karakter dan kepedulian lingkungan.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan serupa,” tandasnya.(pk)