Menu

Orientasi Teknis Peningkatan Kapasitas Tutor Pendidikan Kesetaraan se-Kota Denpasar

  • Jumat, 20 November 2015
  • 1631x Dilihat

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar melalui UPT SKB menyelenggarakan orientasi teknis peningkatan kapasitas tutor pendidikan kesetaraan se-Kota Denpasar. Kegiatan ini dibuka Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Nyoman Gde Arnawa, M.Pd., Kamis (19/11).

Ketua Panitia yang juga Kepala UPT SKB Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini, S.Pd., M.Pd.H., mengatakan, orientasi yang berlangsung selama empat hari mulai dari 19-22 November, menghadirkan 40 orang pamong belajar dan tutor dari PKBM se-Kota Denpasar. Dijelaskan, adapun tujuan dari pelatihan tutor tersebut adalah untuk meningkatkan kompetisi pendidik dan penyelenggara program kesetaraan.

"Adapun tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kompetisi pendidik dan penyelenggara program kesetaraan dan diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan pendidikan kesetaraan yang optimal kepada masyarakat," ujar Sugiantini.

Lanjut Sugiantini, jika pelatihan para tutor ini sangat di harapkan menghasilkan berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan. Ia berharap dengan kegiatan ini agar para tutor dapat memahami tentang kebijakan Disdikpora Kota Denpasar, memahami pendidikan orang dewasa, mampu melaksanakan indentifikasi kebutuhan belajar, mampu melaksanakan metode pembelajaran pendidikan kesetaraan, mampu menyusun rencana (silabus, RPP) dan pembelajaran (strategi dan teknik). ‘’Peserta juga kami harapkan mampu mengembangkan media pembelajaran, menyusun instrumen penilaian program kesetaraan, melaksanakan praktek mengajar, dan mampu melaksanakan program Lembaga PKBM sesuai dengan petunjuk teknis," paparnya.

Kabid PLS Disdikpora Kota Denpasar, Nyoman Gde Arnawa, mengungkapkan, program pendidikan kesetaraan yang sebelumnya tidak dilirik masyarakat, kini menjadi primadona. Sejalan dengan itu, ia meminta pendidikan non formal harus tetap mengacu pada standar nasional pendidikan.

Karena itu, tutor pendidikan kesetaraan sebagai seorang pendidik diharapkan harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kompetensi tutor meliputi kompetensi andragogi, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk itu agar kinerja tutor lebih meningkat, maka perlu diketahui kebutuhan belajar tutor yang sesuai. Kebutuhan belajar bagi tutor diperlukan tutor untuk meningkatkan kompetensi dalam pembelajaran kesetaraan.

Ia juga mendorong pengelola PKBM menerapkan Kurikulum 2013. Mengingat Kurikulum 2013 menggunakan metode pembelajaran dengan menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach). Diharapkan dengan pendekatan tersebut bisa mendorong peserta didik berpikir kritis, memahami permasalahan, serta mencari solusi.