Menu

OSN SMP Kota Denpasar Diperebutkan 133 Siswa

  • Rabu, 28 Maret 2018
  • 1868x Dilihat

Tercatat 133 siswa SMP negeri/swasta se-Kota Denpasar, Sabtu (24/3) lalu mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Denpasar. Mereka bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik guna merebut ‘’tiket’’ menuju OSN tingkat Provinsi Bali.

Menurut Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., ada tiga bidang studi yang dikompetisikan yakni IPA diikuti 45 siswa, IPS (42 siswa) dan Matematika (46 siswa). Adapun pelaksanaan seleksi dipusatkan di SMPN 4 Denpasar.

‘’Seleksi ini bertujuan menjaring duta Denpasar yang akan diikutsertakan pada seleksi OSN tingkat provinsi,’’ kata Agung Wiratama saat membuka sekaligus memantau pelaksanaan seleksi OSN di SMPN 4 Denpasar.

Agung Wiratama menambahkan, pada setiap bidang studi akan meloloskan tiga orang peserta terbaik untuk ‘’bertarung’’ pada proses seleksi selanjutnya di tingkat provinsi. Dia mengaku optimis duta Denpasar yang akan mengikuti seleksi di tingkat provinsi mampu tampil terbaik dan mampu memperebutkan ‘’tiket’’ menuju OSN.

‘’Berdasarkan hasil seleksi OSN tahun-tahun sebelumnya, duta Denpasar mendominasi pencapaian passing grade (standar nilai) yang dipersyaratkan untuk perebutan tiket OSN. Siswa-siswa Denpasar selalu mendominasi maju ke tingkat nasional,’’ ujarnya.

Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., menambahkan, siswa yang dinyatakan lolos seleksi OSN tingkat kota akan mengikuti pembinaan khusus dari guru dan dosen Universitas Udayana, sebelum bertarung di tingkat provinsi. Seleksi OSN tingkat Provinsi Bali akan dilaksanakan pada 21 April mendatang.

Ditegaskan, materi seleksi OSN tingkat kota ini berupa soal multiple choice (pilihan ganda) dengan alokasi waktu tiap mata pelajaran antara 120 menit. Materi soal langsung disusun oleh pusat dan berlaku di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, pelaksanaan seleksi tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia digelar serentak. ‘’Soal olimpiade dikirim dalam bentuk master soal ke seluruh provinsi yang selanjutnya digandakan oleh Dinas Pendidikan di masing-masing provinsi. Jadi, tingkat kesulitan soal itu seragam untuk seluruh Indonesia,’’ tegasnya.