Menu

Pendidik PAUD Harus Miliki Empat Kompetensi

  • Rabu, 25 Mei 2016
  • 5228x Dilihat

Untuk mendidik anak PAUD tidak bisa sembarangan. Seorang pendidik PAUD harus mempunyai sebuah keahlian yang khusus agar mampu menciptakan generasi muda yang cerdas dan berkualitas.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Nyoman Gde Arnawa, M.Pd., saat membuka Diklat Berjenjang Pendidik PAUD di UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar, Selasa (24/5) kemarin.

Menurut Arnawa, sebagai seorang pendidik PAUD yang profesional, hendaknya perlu juga mengetahui standar kompetensi yang harus dimiliki. Sehingga tugas utama pendidik dalam membimbing, memotivasi dan memfasilitasi kegiatan pengasuhan serta pendidikan peserta didik PAUD dapat berjalan dengan optimal.

Adapun kompetensi dasar pendidik PAUD yang perlu dimiliki yakni, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, serta kompetensi sosial. “Masa depan anak generasi muda mendatang tergantung kepada semangat dan keikhlasan guru PAUD dalam menularkan ilmunya,” tegas Arnawa.

Kepala UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini, S.Pd., M.Pd.H., mengungkapkan, PAUD merupakan sebuah program bidang pendidikan. Apabila pendidik PAUD ingin melahirkan generasi muda yang berkualitas, maka harus dipersiapkan kegiatan penunjangnya mulai dari sarana dan prasarana hingga kurikulumnya.

“Dan yang tidak kalah penting adalah tenaga pendidik dan kependidikannya. Kalau tidak ada kompetensi dan komitmen dari tenaga pendidik dan kependidikan, maka cita-cita untuk mencerdaskan generasi muda akan sia-sia,” ungkap Nugaan.

Menurut Sugiantini, seorang pendidik PAUD dituntut untuk lebih profesional dan berkualitas serta minimal S1. Namun kenyataannya masih banyak pendidik PAUD yang belum berijazah S1.  Strategi untuk mencapai S1 bisa ditempuh melalui peningkatan kompetensi yang salah satunya diklat.

Sebab selama ini sebagian besar modal guru PAUD adalah semangat dan ikhlas untuk mendidik anak-anak menjadi manusia yang berkualitas dan berakhlak. “Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dalam rangka mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dan berkualitas,” ungkap Sugiantini.

Diklat yang diikuti oleh 60 guru PAUD se-Kota Denpasar digelar selama enam hari. Materi diklat dasar berjenjang pendidik PAUD ini meliputi, konsep dasar PAUD, pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, anak berkebutuhan khusus dan pembelajarannya, cara belajar anak usia dini, gizi yang tepat bagi anak usia dini, etika dan karakter pendidik PAUD, rencana pembelajaran anak usia dini, evaluasi perkembangan anak usis dini, serta komunikasi yang baik dalam proses pengasuhan anak usia dini.