DENPASAR — Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi mengukuhkan Tim Satgas Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kota Denpasar yang berjumlah tujuh orang di Gedung Dharma Negara Alaya Lumintang, Senin (20/10/2025). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ida Ayu Widnyani Wiradana, serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama bersama para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa guru dan tenaga kependidikan merupakan pilar utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, mereka perlu mendapatkan rasa aman, perlindungan, serta dukungan penuh dalam menjalankan tugasnya.
“Dibentuknya Satgas Perlindungan GTK ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkeadilan, sehingga tenaga pendidik dapat melaksanakan tugas dengan nyaman tanpa intervensi apa pun,” ujar Jaya Negara.
Selain pengukuhan Satgas Perlindungan GTK, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan 20 Duta Lingkungan PSP-PSBS Kota Denpasar, yang dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Para duta lingkungan ini akan berperan aktif dalam mengedukasi dan menggerakkan masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Sagung Antari Jaya Negara menuturkan bahwa hadirnya duta lingkungan menjadi bagian dari gerakan bersama membangun kesadaran peduli lingkungan di seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap melalui sektor pendidikan, penerapan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) dapat menjadi edukasi berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini,” ujarnya.(pk)
03 Februari 2026
26 Maret 2026