DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, PKG PAUD Denpasar Utara menggelar aksi lingkungan dengan menuangkan eco enzyme ke Tukad Badung, Pasar Badung, pada Sabtu (22/3/2025) pukul 07.00 WITA. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua PKG PAUD Denut, Wayan Wijania, S.Pd., M.Pd.K, dan Ketua Panitia, Vonny A. Susanta, S.Pd., M.Pd.K.
Sebanyak 50 peserta, yang terdiri dari kepala TK se-Kecamatan Denpasar Utara dan komunitas Enzyme Bali, turut serta dalam aksi ini.
Eco enzyme merupakan cairan fermentasi dari sampah organik yang memiliki manfaat besar dalam menjernihkan air, menyegarkan udara, serta menyehatkan tanah. PKG PAUD Denpasar Utara telah aktif menyosialisasikan pembuatan eco enzyme sejak dua tahun terakhir. Kini, sekolah-sekolah TK di Denpasar Utara telah mengolah sampah organik secara mandiri untuk menghasilkan cairan sejuta manfaat ini.
"Kami berharap pembuatan eco enzyme secara rutin oleh TK-TK se-Denpasar Utara dapat menjadi kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah organik secara mandiri," ujar Wayan Wijania.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati Hari Air Sedunia, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah organik. Dengan menuangkan eco enzyme ke Tukad Badung, diharapkan dapat mengurangi pencemaran air dan mendukung ekosistem yang lebih bersih.
"Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut serta dalam gerakan ini. Eco enzyme adalah solusi sederhana namun berdampak besar bagi kelestarian air dan lingkungan sekitar," tambah Vonny A. Susanta.
Aksi ini menjadi bukti bahwa pendidikan usia dini tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mengajarkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Dengan adanya dukungan dari komunitas dan masyarakat, gerakan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi ekosistem perkotaan.(pk)
03 Februari 2026
26 Maret 2026