PPDB SMP Negeri Diumumkan
Pengumuman hasil perankingan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2011/2012 untuk SMP negeri di Denpasar serentak diumumkan secara resmi di masing-masing sekolah. Proses perankingan siswa lewat jalur Nilai Ujian Nasional (NUN) dilakukan di kantor Disdikpora Kota Denpasar, Sabtu (9/7) sejak pagi hingga sore hari. Hasilnya, nilai tertinggi yang diterima yakni 29,60 dan terendah 27,10. Sedangkan tahun lalu, nilai tertinggi diterima 28,95 dan terendah 25,35.
Dari hasil perankingan yang juga dipantau Ketua Komisi D DPRD Denpasar, Wayan Sugiarta, serta Dewan Pendidikan Kota Denpasar itu menunjukkan hasil perankingan yang sangat mengagetkan dari tahun lalu. Tingginya NUN yang diterima kali ini, membuat banyak siswa yang nilainya tak memenuhi persyaratan. Harapan untuk belajar di bangku sekolah negeri, pupuslah sudah. Bahkan, mereka yang mengantongi NUN di bawah 27,10 tidak bisa diterima di sepuluh sekolah negeri di Denpasar.
Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kota Denpasar, Made Raka, S.E., M.Si., Ak., mengungkapkan proses perangkingan sudah sesuai juklak serta menganut asas transparansi, akuntabilitas, informatif dan responsibility. Di samping, tidak adanya intimidasi dan diskriminasi. Sementara itu, siswa yang lulus sudah bisa mendaftarkan diri kembali mulai 11-14 Juli, sementara Masa Orientasi Sekolah (MOS) dimulai 18 Juli mendatang.
Mereka yang tak diterima di negeri, kata Made Raka S.E., M.Si., Ak., harus legowo bersekolah di swasta, toh masih banyak sekolah swasta unggulan. Ia memastikan tak ada lagi peraih nilai UN tertinggi yang tercecer, kecuali kalau salah strategi mengambil pilihan sekolah. Untuk itu ia mengharapkan siswa yang tak memenuhi syarat bisa memilih sekolah swasta. Mengingat kualitas pendidikan di sekolah negeri dan sekolah swasta di Denpasar betul-betul sama. ‘’Masih banyak ada tempat untuk sekolah swasta, lagi pula antara sekolah negeri dan swasta di Denpasar bentul-betul sama,’’ ujarnya.
Made Raka S.E., M.Si., Ak., menambahkan, jumlah pendaftar sekitar 10 ribu. Sedangkan, total daya tampung calon siswa baru di sepuluh SMP negeri di Denpasar hanya 2.520 kursi. Rincinya, 1.914 kursi disediakan untuk calon siswa dari Kota Denpasar, 102 kursi dari luar Denpasar dan 504 kursi untuk jalur prestasi.
Ketua Komisi D DPRD Kota Denpasar, Wayan Sugiarta, saat memantau agenda ini mengatakan proses perankingan berjalan fair tanpa ada intervensi. Mengingat kapasitas sekolah negeri sangat terbatas, ia mengharapkan masyarakat bisa masuk ke sekolah swasta karena di Denpasar antara sekolah negeri dan swasta kualitasnya betul-betul sama.
1 SMPN 1 TPA TPA
2 SMPN 2 Terendah :27,35 tertinggi :29,10
3 SMPN 3 TPA TPA
4 SMPN 4 Terendah :27,55 tertinggi :29,35
5 SMPN 5 Terendah :27,10 tertinggi :28,90
6 SMPN 6 Terendah :28,00 tertinggi :29,55
7 SMPN 7 Terendah :28,00 tertinggi :29,60
8 SMPN 8 Terendah :27,90 tertinggi :29,55
9 SMPN 9 Terendah :27,45 tertinggi :29,40
10 SMPN 10 Terendah :28,00 tertinggi :29,55
11 SMPN 11 Terendah :27,35 tertinggi :28,45
12 SMPN 12 Terendah :27,35 tertinggi :29,35