Menu

Setelah Terkendala Server Offline, Simulasi UNBK Smansa Denpasar Berjalan lancar

  • Senin, 15 Februari 2016
  • 1614x Dilihat

Pelaksanaan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari kedua di SMAN 1 Denpasar, Sabtu (13/2) kemarin berjalan lancar. Tidak ada gangguan atau masalah teknis yang dihadapi siswa selama mengerjakan soal. Sebelumnya, pada simulasi UNBK hari pertama gagal dilaksanakan akibat kendala teknis terkait server pusat yang offline.

Simulasi dilaksanakan selama enam hari. Setiap harinya, siswa mengerjakan satu soal dengan durasi waktu 120 menit. Pada hari kedua kemarin siswa mengerjakan soal mata pelajaran Kimia untuk program IPA dan mata pelajaran Geografi untuk program IPS.

Kepala SMAN 1 Denpasar, Drs. Nyoman Purnajaya, M.Pd., didampingi petugas Proktor, Cok Gede Anom Wiratmaja, S.Pd., M.Pd., mengatakan, simulasi ini lebih difokuskan pada pengenalan sistem aplikasi UNBK baik bagi siswa maupun guru atau panitia penyelenggara. Pada setiap harinya siswa mendapat soal-soal dari mata pelajaran yang diujikan pada UN.

Bagi panitia, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempelajari software UNBK dan mengidentifikasi kendala-kendala selama proses kegiatan agar pada penyelenggaraan sesungguhnya berjalan sukses. “Jadi simulasi yang kita lakukan ini, selain pengenalan kepada siswa, kita juga memastikan apakah jaringan yang digunakan stabil atau tidak. Kita berharap sampai akhir simulasi nanti tetap bisa berjalan lancar,’’ ujarnya.

Lebih jauh Purnajaya menambahkan, kesiapan SMAN 1 Denpasar untuk UNBK ini sudah 100 persen mulai dari unit komputer serta jaringan. “Kesiapan kita untuk UNBK ini sudah 100 persen. Komputer yang digunakan juga ada 200 unit, jaringan juga terus kita monitor khawatir takut ada trouble karena yang namanya menggunakan teknologi pasti ada mis, maka dari itu kita terus sempurnakan,” paparnya.

Sejauh ini, ujarnya, belum ada kendala berarti. Hanya saja, dia berharap ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan PLN sehingga tidak melakukan pemadaman listrik. “Yah, kalau PLN melakukan pemadaman saat UN nanti maka akan merugikan siswa. Kita berharap ada kerjasama dan saling koordinasi yang baik sehingga UN Berbasis Komputer nanti akan berjalan aman dan lancar,” harapnya.