Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar melakukan pemeriksaan urine kepada siswa SMK Kertha Wisata Denpasar secara mendadak, Senin (18/8). Tes urine yang melibatkan 10 petugas BNN Kota Denpasar ini diikuti 225 siswa secara acak.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas), I Gusti Agung Putra Wijaya, S.H., seizin Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Purwadi, mengatakan, tes urine di SMK Kertha Wisata Denpasar, merupakan sekolah keenam dari tujuh sekolah yang disasar BNN Kota Denpasar untuk menjalani tes urine tahun 2014 ini. Tiap sekolah kita sasar 225 siswa secara acak. ‘’Dari keenam sekolah yang sudah kami lakukan tes urine (termasuk SMK Kertha Wisata), belum ada siswanya yang terindikasi sebagai pemakai atau pengedar narkoba,’’ ujarnya.
Lanjut dikatakan Wijaya, tes urine ini sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12/2011 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional di Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). ‘’Salah satu fokus bidang pemberdayaan masyarakat adalah upaya menciptakan lingkungan sekolah bebas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,’’ sebutnya.
Selain menjalani tes urine, siswa kelas X juga mengikuti ceramah dan sosialisasi soal bahaya narkoba yang disampaikan tim penyuluh BNN Kota Denpasar.
Kepala SMK Kertha Wisata Denpasar, Cok Istri Putra Kartini, didampingi Wakasek Kurikulum, Wayan Wesna Widnyana, menyatakan, sangat mendukung tes urine yang dilaksanakan BNN Kota Denpasar. Karena dapat mendeteksi dari awal keterlibatan siswa akan narkoba. ‘’Tes urine ini penting untuk menjaga dan mencegah agar siswa tidak ada yang menyalahgunakan narkoba dan obat-obatan yang dilarang undang-undang,’’ ujarnya.
Kartini yakin anak didiknya tak ada yang nakal, apalagi tersangkut narkoba. Dan, dugaan itu benar adanya. Dari hasil tes urine tidak ada terindikasi siswanya memakai narkoba. Dia salut dan bangga kepada siswanya. Berarti upaya preventif selama ini tak sia-sia. Kata Kartini, pihak sekolah rutin setiap bulan secara mendadak melakukan sidak kelas.
03 Februari 2026
26 Maret 2026