SMAN 1 Denpasar (Smansa) selain dikenal gudangnya siswa berotak cerdas di bidang akademik, juga gudangnya artis dan atlet potensial. Buktinya pada gelaran Honda Development Basketball League (DBL) 2015 seri Bali, pemenang menjadi milik Smansa dengan mengukir prestasi legendaris yakni juara I tim basket putra dan putri, juara I modern dance, juara I mading dan juara I basket 3 on 3.
Kepala SMAN 1 Denpasar, Drs. Nyoman Purnajaya, M.Pd., tersenyum lebar saat menerima lima piala di ajang DBL 2015 seri Bali dari siswa saat upacara bendera, Senin (16/2) kemarin. Purnajaya mengatakan, prestasi ini sangat luar biasa. Apalagi mampu mengukir prestasi legendaris dengan menyapu bersih lima gelar juara I sekaligus plus juara favorit untuk lomba mading.
Prestasi legendaris di DBL tahun ini, kata Purnajaya patut disyukuri dan diteladani untuk dipertahankan dan di tingkatkan pada event yang sama tahun depan. Termasuk pada event-event basket lainnya. ‘’Prestasi ini sangat mengejutkan bagi kami. Apalagi mampu memperoleh 5 juara I pada DBL,’’ ujar Purnajaya.
Final DBL 2015 seri Bali, Jumat (13/2) lalu menjadi milik tim Smansa. Tim putra Smansa yang dikapteni Irvine Kurniawan, menjadi juara setelah mengalahkan tim basket SMAN 1 Gianyar dengan skor 65-41. Sukses tersebut tak hanya mengantarkan Smansa dibawah pelatih Rusta Wijaya menjadi champion Honda DBL 2015 seri Bali, sekaligus menjadi pemenang untuk kelima kalinya.
Kemenangan yang diraih memang tidak mudah. Sepanjang laga, mereka harus menghadapi perlawanan sengit dari anak-anak SMAN 1 Gianyar. ’’Pertandingan final benar-benar membuat saya tegang. Tetapi, pada saat-saat krusial mental kawan-kawan justru makin menanjak. Sebaliknya, lawan tampak seperti kehabisan energi. Momentum itu kami manfaatkan hingga akhirnya bisa mengunci kemenangan,’’ kata Irvine Kurniawan.
Sedangkan, tim putri Smansa kembali menjadi raja. Sukses tim putri Smansa yang dikapteni Tivany Megawaty meraih gelar juara Honda DBL putri setelah di final menumbangkan tim basket putri SMA Soverdi Tuban. Pada ajang DBL sendiri, tim basket putri Smansa dibawah pelatih Glan Viktor sudah enam kali juara. Istimewa lagi, Tivany Megawati terpilih sebagai pemain terbaik putri.
Purnajaya mengatakan, kiat sekolah memajukan prestasi siswa dengan melibatkan pembina dari luar, kendati harus membayar mahal. Prestasi ini, kata Purnajaya, juga berkat dukungan OSIS, pembina dan orangtua siswa. Ini yang ia sebut kerja sama yang baik untuk membangun prestasi sekolah. Purnajaya berharap, para atlet Smansa kembali berjaya pada kejuaraan Piala Walikota serta di Porsenijar Kota Denpasar. (putra)
03 Februari 2026
26 Maret 2026