Menu

SMAN 5 Denpasar Sabet Enam Juara Nasional LKTI

  • Rabu, 19 Oktober 2016
  • 1840x Dilihat

Pamor SMAN 5 Denpasar (Smanela) makin moncer saja. Hal ini dibuktikan dari deretan panjang prestasi yang ditorehkan siswa. Tercatat dalam dua bulan terakhir, siswa Smanela menyabet enam juara nasional lomba karya tulis ilmiah (LKTI).

Siswa Smanela Rian Permata Sari, Shanti Sugiantini dan Winda Sindu meraih juara II LKTI di Universitas Gadjah Mada (UGM). Di ajang bergengsi ini tim Smanela memaparkan hasil penelitian ‘’Pemanfaatan Limbah Apu-apu sebagai Biogas Ramah Lingkungan’’.

Ketiga siswa ini melihat apu-apu (Pistia stratiotes) atau di Bali dikenal dengan nama kapu-kapu, sering dibuang begitu saja oleh petani karena dianggap mengganggu perkembangan tanaman padi. Padahal, Apu-apu menjadi salah satu tanaman air yang multifungsi. Selain berfungsi sebagai pembersih dari pencemaran air, Apu-apu dapat menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan untuk memasak.

‘’Proses pembuatannya, apu-apu dicampurkan dengan ragi roti, selanjutnya di fermentasikan selama 10 hari. Hasil fermentasi itu nantinya berupa gas yang dapat dimanfaatkan untuk memasak,’’ urai Rian Permata Sari didampingi Wakasek Humas SMAN 5 Denpasar, Drs. AA Dalem Mahendra, S.H., M.Pd., Selasa (18/10) kemarin.

Prestasi lainnya juara II LKTI di Institut Pertanian Bogor (IPB). Prestasi ini diukir oleh Gusti Ayu Rani, Bintang Silayani dan Heri Gunawan. Ketiganya memaparkan penelitian ‘’Penggunaan Enceng Sawah sebagai Bahan Bakar Nabati’’.

Selanjutnya, tim KIR Smanela lainnya yang diperkuat Riza Nainggolan, Pradnya Sari Kartika dan Gusti Ayu Bintang meraih juara III LKTI di Universitas Negeri Jember. Ketiganya memaparkan penelitian khasiat daun Tembelekan sebagai obat TBC.

Berikutnya, tim KIR Smanela juga mengukir prestasi juara III LKTI di Unair. Prestasi ini dipersembahkan oleh AA Istri Puspitawati dan Hendra. Keduanya memaparkan penelitian ‘’Limbah Bonggol Pisang sebagai Nutrisi Pada Peningkatan Berat Badan Ayam Kampung’’.

Di Universitas Negeri Yogyakarta, siswa Smanela Wayan Sadukari dan Setianingsih juga meraih juara II LKTI soal pengembangan PKR dalam meningatkan reproduksi remaja.

Terakhir siswa Smanela Dharma Sastrawan, Yulia dan Maria Nindi meraih juara III LKTI di Universitas Negeri Malang. Ketiganya memaparkan penelitian ‘’Energi Terbarukan Ramah Lingkungan dari Daun Genjer-genjer’’. “Prinsipnya, kami mau mengubah limbah menjadi uang,” ujar Dharma Sastrawan.

Wakasek Humas AA Dalem Mahendra yang juga guru pembina KIR Smanela mengaku, keberhasilan besar tersebut merupakan kerja keras siswa-siswi Smanela. Penelitian dan riset lapangan dilakukan mandiri, dan mereka bahas bersama lewat ekskul KIR.

Kepala SMAN 5 Denpasar, Drs. Made Sudha, M.Pd.H., mengaku bangga atas sukses yang diraih siswanya. Sudha mengatakan Rian Permatasari dkk., adalah calon peneliti dan ilmuwan. Bahkan, hasil penelitian ini bisa dikembangkan sesuai dengan amanah Kurikulum 2013 guna menanamkan jiwa kewirausahaan. Diharapkan dengan prestasi ini makin banyak lagi peneliti-peneliti muda di SMAN 5 Denpasar yang menembus juara nasional.