Menu

SMP di Denpasar Diminta Jujur Laksanakan USBN

  • Selasa, 10 April 2018
  • 977x Dilihat

Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang pendidikan SMP di Kota Denpasar, digelar mulai Senin (9/4) kemarin. Sebanyak sebanyak 13.442 siswa kelas IX mengikuti USBN yang berasal dari 12 SMP negeri dan 59 SMP swasta.

Hari pertama USBN Senin kemarin yang mengujikan mata pelajaran bahasa Indonesia dan seni budaya, berjalan lancar, aman dan tertib. Kadisdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Gunawan dan Kabid Pembinaan Pendidikan SMP, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., sempat memantau USBN di SMPN 6 Denpasar dan SMP Ganesha Denpasar.

Kadisdikpora Wayan Gunawan meminta para kepala SMP di Denpasar dapat menyelenggarakan USBN dengan transparan, jujur dan bertanggungjawab. Sebab, hasil USBN menentukan kelulusan siswa. ‘’Kami tidak mau jika sampai anak-anak terbaik kita menjadi korban akibat ketidakjujuran penyelenggaraan USBN yang dilakukan pihak sekolah," ujar Kadisdikpora Wayan Gunawan.

Dia menambahkan, masing-masing kepala sekolah sudah melakukan penandatangan pakta integritas. Artinya, sekolah tidak akan membocorkan soal kepada siswanya, meskipun soal ini dibuat sekolah dan diawasi oleh guru sekolah masing-masing.

Untuk mendukung pelaksanaan USBN yang berintegritas, Gunawan meminta supaya kepala sekolah dapat menggunakan POS USBN sebagai panduan. Sedangkan untuk mengantisipasi perilaku curang saat USBN seperti beredarnya kunci jawaban hingga keboocoran soal, pihaknya mengharapkan peran masyarakat dan media untuk turut mengawasi. ‘’Jangan sampai sekolah maupun siswa diintervensi oleh kepentingan-kepentingan tertentu yang kebenarannya tidak bisa dipastikan,’’ katanya.

Gunawan berharap para siswa dapat mengikuti USBN dengan optimal dan mempersiapkan diri secara matang. Ia juga berharap, siswa SMP di Denpasar dapat lulus dengan elegan, yang artinya lulus dengan jujur tanpa ada kecurangan. ‘’Keberhasilan yang diraih dengan kejujuran sangat penting, untuk mengukur mutu kualitas pendidikan itu sendiri,’’ tegasnya.

USBN berlangsung dari Senin (9/4) sampai Senin (16/4) mendatang. Setelah mengikuti USBN, siswa selanjutnya akan melakukan ujian praktik pada Selasa (17/4) sampai Sabtu (21/4) mendatang. Ujian praktik ini semua sekolah yang mengatur. Setelah itu, kemudian disusul dengan UN mulai Senin (23/4) sampai Kamis (26/4) mendatang, dengan mata pelajaran meliputi bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan IPA. UN susulan dilaksanakan pada 8 sampai 9 Mei mendatang dengan pelaksanaan pengumuman kelulusan pada 23 Mei.