Menu

SMP PGRI 9 Denpasar Kedepankan UN Berintegritas

  • Selasa, 10 Mei 2016
  • 2534x Dilihat

Pelaksanaan ujian nasional (UN) hari pertama di SMP PGRI 9 Denpasar, Senin (9/5) kemarin dipantau Kabid Dikdas Disdikpora Kota Denpasar, Made Raka dan tim penjamin mutu YPLP PGRI Kota Denpasar, Gusti Ngurah Yadnya. Secara umum pelaksanaan UN di sekolah swasta kembaran SMPN 10 Denpasar ini berjalan tertib dan lancar.

Kepala SMP PGRI 9 Denpasar AA Ketut Sumitra, M.M., M.Si., mengatakan, UN tahun ini diikuti 162 siswa yang tersebar pada sembilan ruangan ujian. Ia bersyukur, seluruh peserta tidak ada yang absen atau hadir semua. Kondisi ini diharapkan bisa berlangsung hingga akhir pelaksanaan UN, Kamis (12/5) mendatang.

Agung Sumitra menambahkan, berkomitmen bulat menyelenggarakan ujian nasional (UN) berintegritas. Artinya, prestasi penting diraih, penanaman nilai kejujuran yang diutamakan. Dan lebih penting lagi, siswa kelas IX disiapkan menghadapi UN secara sekala dan niskala.

Secara sekala, siswa disiapkan menghadapi UN dengan menggelar sejumlah try out dan pemantapan, serta bimbingan secara intensif selama satu bulan sebelum UN. Sementara secara niskala, anak-anak diajak matur piuning dan nunas ica ke sejumlah pura khayangan jagat di Bali.

Agung Sumitra berharap, hasil UN yang dicapai oleh siswanya tahun ini bisa maksimal dengan nilai memuaskan. Dan, pastinya bisa lulus 100 persen. ‘’Kita tetap berjuang secara sekala dan niskala,’’ ujar Agung Sumitra yang juga pangelingsir Puri Padangluwih, Dalung (duwe Puri Mengwi) ini.

Pelaksanaan UN yang berjalan tertib, lancar dan berintegritas di SMP PGRI 9 Denpasar ini diapresiasi oleh Kabid Diknas Made Raka. Ia menyebutkan, pelaksanaan UN di sekolah ini sudah sesuai dengan prosedur operasional standar (POS) UN. Tiap ruangan diawasi dua orang guru pengawas dari sekolah lain, yakni dari SMP Harapan Nusantara dan SMPN 5 Denpasar.

Ia juga mengakui SMP PGRI 9 Denpasar sejak berada di Jalan Gatot Subroto VI J, Denpasar eksistensinya direspons positif masyarakat. Buktinya jumlah siswa baru terus meningkat. Terlebih sekolah ini dipercaya Kemendikbud satu-satu sekolah swasta di Denpasar yang mendapatkan bimtek pemenuhan sekolah potensial menjadi SSN. Predikat  ini membuat SMP PGRI 9 Denpasar dikejar masyarakat.

Pada tahun ajaran baru ini, SMP PGRI 9 Denpasar yang dikomandani Drs. AA Ketut Sumitra, M.M., M.Si., menargetkan menerima 250 siswa baru.  Jumlah ini tak melihat potensi yang ada karena sekolah ini berdiri di tengah pemukiman. Tapi, SMP PGRI 9 Denpasar tetap komit menjaga kualitas pendidikan.

Biaya pendaftaran siswa baru di sekolah ini digratiskan. Siswa yang masuk duluan dengan menyertakan syarat nilai langsung diterima. Ekstrakurikulernya juga banyak seperti silat, kesenian dan olahraga.