SMPN 3 Denpasar adalah sekolah lengkap di Bali. Disebut demikian karena sekolah ini tak hanya membentuk siswa yang sehat jasmani, juga mental dan rohani. Mereka digembleng menjadi SDM Bali yang disiplin, beretika dan barkarakter.
Yoga adalah salah kegiatan yang konsisten dilakukan SMPN 3 Denpasar. Selain untuk kesehatan, yoga bagi warga sekolah dipakai untuk menanamkan pendidikan karakter. Dalam rangka merayakan HUT ke-39, SMPN 3 Denpasar menggelar yoga massal di Lapangan Puputan Badung, Sabtu (24/3) kemarin.
Yoga massal ini dipimpin oleh instruktur berpengalaman dari Yayasan Markandya Yoga Indonesia pimpinan Guru Made Sumanta dan Guru Agung Dian Kanta. Yoga massal juga diikuti Ketua Komite SMPN 3 Denpasar, I Nyoman Badra, Ketua Ikatan Alumni SMPN 3 Denpasar, dr. Laksmi Duarsa, seluruh pegawai dan guru, serta seluruh siswa-siswi SMPN 3 Denpasar.
Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd.,M.Psi., mengatakan, selain dalam rangka memperingati HUT ke-39, digelarnya yoga massal sebagai dasar untuk memantapkan sikap mental dan perilaku anak didiknya. Bahkan, sekolah yang mempunyai segudang prestasi ini telah mendirikan yoga center di sekolahnya sejak 4 tahun silam sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang berkarakter.
Sebab, menurutnya yoga mempunyai banyak manfaat. Selain memperkuat fisik dan keseimbangan mental, yoga juga bermanfaat dalam meningkatkan konsentrasi, pengendalian diri, dan meningkatkan karakter yang lebih baik dalam setiap diri siswa. Sehingga, prestasi anak-anak didiknya terus mengalami peningkatan.
Selain itu, Murdana mengatakan, bahwa dengan berlatih yoga, maka disiplin dan rasa hormat siswa kepada orang lain dapat lebih meningkat. Dengan yoga kita bisa menyehatkan fisik, psikis dan mental. Sekaligus sangat baik untuk kebugaran. Apalagi pelaku pendidikan siswa, guru dan karyawan dan kasek harus tampil bugar dan prima setiap hari.
‘’Mungkin masyarakt bisa buktikan, sampai saat ini kami bisa mengelola anak-anak kami dengan baik dalam membentuk katakter siswa-siswi kami dengan baik. Dan semoga ke depannya bisa lebih baik lagi dan kami akan terus meningkatkan karakter dan mental anak-anak kami. Sehingga, mereka mempunyai jiwa dan karakter yang mampu bersaing secara kompetitip, baik di tingkat regional, nasional maupun tingkat internasional,’’ tandas Murdana.
Sementara itu, Instruktur Yoga dari Yayasan Markandya Yoga Indonesia, Diah, mengatakan yoga yang diberikan kepada siswa biasanya berkaitan dengan badan, jiwa dan fikiran. Hal ini bertujuan untuk memfokuskan antara badan, jiwa dan pikiran, sehingga konsentrasi lebih fokus dalam menerima pelajaran maupun sedang belajar.
‘’Biasanya kalau anak-anak kami latih pernapasan dan kalau asananya kami berikan suryanamaskhara dengan peregangan-peregangan. Sehingga anak-anak lebih rileks saat menghadapi kesibukkannya mengerjakan tugas-tugas sekolah,’’ ujar Diah.
Instruktur Komang Sukerni, menambahkan, di samping bermanfaat secara fisik dan mental, yoga juga sebagai ajang untuk menggalang dan menjalin kebersamaan. Sebab, yoga bersifat universal, sehingga siapapun bisa masuk dan melakukanya. Sehingga akan muncul jalinan hubungan yang semakin baik dan erat antara sesama.
‘’Semua gerakan bisa mempererat hubungan antar sesama itu. Intinya kita menikmati setiap gerakan yoga yang ada. Kalau yoga pada anak-anak biasanya kami tambahkan dengan bercanda dan permainan, tetapi tetap mendapatkan terapi pada tubuh, jiwa dan pikirannya,’’ imbuh Sukerni.
Salah satu siswi SMPN 3 Denpasar, Ida Ayu Kalpika Nindya Dewi, mengaku dengan berlatih yoga, di samping tubuhnya sehat, rasa percaya dirinya lebih meningkat, belajar bisa lebih fokus dan sikap disiplinnya tumbuh dengan baik. Bahkan, latihan yoga tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi sesekali juga dilakukan di rumahnya.
‘’Seminggu sekali saya juga lakukan di rumah, karena yoga ini bagus untuk kesehatan dan meningkatkan konsentrasi saya saat belajar,’’ pungkas siswi kelas VII H tersebut.
03 Februari 2026
14 Januari 2026