Dunia pendidikan di Kota Denpasar sempat geger. Disaat hari terakhir digelarnya ulangan umum terpadu semester I jenjang SMP tahun pelajaran 2016/2017, Rabu (23/11) kemarin, beredar informasi di media sosial (medsos) bahwa soal-soal ulangan umum terpadu bocor dan akan diadakan ulangan umum terpadu lagi pada 5-7 Desember.
Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidhartha pun dibuat kaget dengan informasi tersebut. Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya memanggil pengurus MKKS SMP Kota Denpasar ke kantor Disdikpora Kota Denpasar untuk dimintai penjelasan.
Bendahara MKKS SMP Kota Denpasar, IGA Adnyani membantah jika soal ulangan umum terpadu SMP sampai bocor. Ia menjelaskan, ulangan umum terpadu menerapkan dua paket soal dalam satu ruangan ujian dan disusun oleh MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran-red).
Kendati hanya menerapkan dua paket soal, dia menjamin peluang kerja sama antarsiswa ditutup rapat-rapat dengan menerapkan sistem pengawasan yang ketat. Proses scanning LJK juga diproses pihak ketiga untuk mendapatkan hasil yang objektif. Nanti hasilnya dikirim ke sekolah masing-masing.
Terkait tujuan penyelenggaraan ulangan umum terpadu ini, dijelaskan Adnyani dimaksud hanya untuk pemetaan kemampuan siswa. Sedangkan penilaian akhir dikembalikan kepada guru mata pelajaran masing-masing.
Pihaknya juga membantah dengan tegas terkait informasi di media sosial yang menyebutkan ulangan umum terpadu SMP diulang pelaksanaannya lantaran soal bocor. Adnyani yang juga Kepala SMP Saraswati Denpasar ini menegaskan, MKKS tidak pernah mengeluarkan pengumuman itu, dan menyatakan pelaksanaan ulangan umum terpadu SMP yang telah berakhir Rabu kemarin.
Disisi lain, munculnya informasi terkait pengumuman digelarnya kembali ulangan terpadu lantaran diduga bocor di media sosial, ditelusuri secara mendalam oleh tim cyber school Disdikpora Kota Denpasar. Hasilnya, tim cyber school menemukan informasi tersebut merupakan berita editan oleh orang tak bertanggung jawab yang diambil dari akun twitter Denpasar Kota.
03 Februari 2026
26 Maret 2026