DENPASAR – Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMP Negeri 10 Denpasar berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) yang diselenggarakan pada Rabu hingga Sabtu, 12–15 November 2026, bertempat di Hongkong Garden International Restaurant, Denpasar, Bali.
ISIF merupakan kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dan diikuti oleh peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi dari berbagai negara. Kompetisi ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, kemampuan saintifik, serta inovasi siswa, sekaligus ajang pertukaran ide dan pengalaman penelitian di tingkat global.
SMP Negeri 10 Denpasar mengirimkan satu tim yang beranggotakan enam siswa, yakni Ni Wayan Diani Pebrianti, Ketut Fajar Putra Anantha, Made Ghani Sambhu Santika, Made Dharmaditya Visudananda, Ni Made Nitya Hemagauri, dan I Made Restu Brahmantya Mahottama, dengan pendampingan Kadek Widiastari, S.Pd., M.Pd., dan I Wayan Wijaya, S.P. selaku guru IPA sekaligus pembina KIR.
Dalam kompetisi tersebut, Tim KIR-DASA SMP Negeri 10 Denpasar mempresentasikan karya inovasi berjudul ‘LAYANG: An Innovative Herbal Antidepressant Powder from Lanzones Peel (Lansium parasiticum) and Ylang-Ylang Flower (Cananga odorata) Extracts’. Inovasi ini berfokus pada pengembangan serbuk herbal antidepresan berbahan dasar ekstrak kulit buah langsat dan bunga kenanga, yang dinilai unggul dari sisi kreativitas, kebermanfaatan, serta pendekatan ilmiah, sehingga berhasil meraih medali emas.
Kepala SMP Negeri 10 Denpasar, I Wayan Sumiara, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh tim KIR. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri serta melahirkan prestasi akademik maupun nonakademik di tingkat nasional maupun internasional pada tahun-tahun mendatang.(pk)
03 Februari 2026
26 Maret 2026